SAMARINDA - Sebagai peraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, Kriket Kaltim menyadari bahwa tantangan ke depan lebih sulit. Tak ingin terlena, Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kaltim mulai menyusun program TC Mandiri.
Ya, pelatih kriket Kaltim, Haris mengatakan, mempertahankan lebih sulit dari mengejar. Di PON 2028 Haris menyadari persaingan akan semakin ketat. Apalagi daerah seperti NTT saat ini sudah mulai mempersiapkan diri.
"Jadi di NTT itu ada salah satu daerah saat ini dilatih oleh pelatih asing eks timnas Australia. Dia memiliki resort di Rote, dan dia juga mulai mengembangkan kriket di sana," ungkap Haris.
Dengan persiapan tersebut, Haris meyakini NTT akan menjadi salah satu daerah yang layak diperhitungkan. Terlebih NTT akan menjadi tuan rumah bersama NTB.
Untuk itu, Haris memutuskan untuk mulai menyusun program latihan. Nantinya program tersebut akan dikirim ke atlet untuk dikerjakan di rumah masing-masing. "Kita akan persiapan jangka panjang agar tim benar-benar solid," pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki