KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Minimnya kejuaraan tingkat daerah otomotif di Kaltim dinilai masih menjadi tantangan utama dalam pembinaan atlet balap daerah.
Karena itu, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltim didorong untuk memperbanyak ajang kompetisi di tingkat kabupaten dan kota guna melahirkan prestasi baru, baik di nomor roda dua maupun roda empat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading, saat menghadiri Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) dan IMI Award Kaltim 2026 yang digelar di Ballroom Lantai 5 Hotel Harris Samarinda, Sabtu (17/1).
Rasman menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kepada IMI Kaltim yang dinilainya mampu menggelar rapat kerja dengan baik meski dilaksanakan di awal tahun.
Menurutnya, hal itu menunjukkan kesiapan organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Umum IMI Kaltim, Narto Bulang, dalam menyusun arah pembinaan olahraga otomotif ke depan.
“Kejuaraan inilah yang ditunggu para pembalap kita. Kalau kejuaraan banyak digelar di masing-masing kabupaten dan kota, maka kompetisi akan lahir. Dari kompetisi itu pula akan muncul prestasi-prestasi baru,” ujar Rasman.
Ia menilai, keterbatasan ajang perlombaan masih menjadi salah satu kendala utama bagi atlet otomotif Kaltim untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan daya saing. Padahal, dengan kompetisi yang berkelanjutan, pembinaan atlet dapat berjalan lebih terukur dan berkesinambungan.
Rasman juga menyinggung capaian IMI Kaltim pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang berhasil menyumbangkan satu medali emas. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa dengan pembinaan dan dukungan yang tepat, atlet balap Kaltim mampu bersaing di tingkat nasional.
“Alhamdulillah kemarin kita mendapatkan satu medali emas. Mudah-mudahan pada PON 2028 nanti prestasi itu bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan,” katanya.
Lebih lanjut, Rasman menilai Rakerprov IMI Kaltim 2026 menjadi momentum penting untuk menentukan arah kerja organisasi, termasuk dalam memperkuat soliditas antar-klub serta memperbanyak agenda kejuaraan di daerah. Ia berharap hasil Rakerprov mampu melahirkan program kerja yang berdampak nyata bagi peningkatan prestasi olahraga otomotif di Kaltim. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo