Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bikin Bangga, Kaltim Kirim Satu Nama Soft Tennis ke Pelatnas Asian Games

Doni Aditya Haryono • Senin, 26 Januari 2026 | 11:39 WIB
BIKIN BANGGA: Atlet soft tenis Kaltim Risky Zammi (kiri) berhasil menembus skuad timnas ASIAN Games. PESTI KALTIM
BIKIN BANGGA: Atlet soft tenis Kaltim Risky Zammi (kiri) berhasil menembus skuad timnas ASIAN Games. PESTI KALTIM

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Kalimantan Timur memastikan satu wakilnya menembus Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) soft tennis Asian Games 2026. Dari dua atlet yang diturunkan pada seleksi nasional (seleknas) di Jakarta, Sabtu (24/1), hanya Risky Zammi yang mampu bertahan hingga tiga besar.

Seleknas kali ini hanya diikuti enam atlet dari sepuluh nama yang sebelumnya dipanggil. Seluruh peserta ditempatkan dalam satu pool, sehingga setiap atlet harus saling berhadapan. Hanya tiga peringkat teratas yang berhak melangkah ke Pelatnas persiapan Asian Games yang dijadwalkan mulai Agustus mendatang.

Zammi menuntaskan seleksi dengan berada di posisi kedua. Dia berada tepat di bawah Reza Fahlevi (Jawa Tengah), sementara peringkat ketiga ditempati Bagus dari DKI Jakarta. Satu wakil Kaltim lainnya, Saiful Fadillah, harus puas finis di posisi keenam.

“Karena yang diambil hanya tiga atlet terbaik, alhamdulillah Kaltim masih bisa meloloskan satu nama,” ujar pelatih Kaltim Noor Asnan, Minggu (25/1).

Asnan menilai, hasil tersebut cukup merepresentasikan kondisi para atlet. Saiful yang menjadi peserta termuda di seleknas dinilai masih kalah pengalaman dibanding para seniornya. Meski secara teknik sudah mumpuni, penerapan strategi di lapangan masih perlu diasah.

“Teknik Fadil sebenarnya sudah sangat baik. Tapi dari sisi taktik dan pengalaman bertanding, dia masih kalah jam terbang,” jelas Asnan.

Berbeda dengan Zammi, atlet berusia 28 tahun itu dinilai lebih matang secara permainan, terlebih ia telah mencicipi sejumlah kejuaraan internasional. Namun, Asnan menilai peningkatan kondisi fisik tetap menjadi pekerjaan rumah agar Zammi mampu bersaing di level Asia.

“Keunggulan Zammi ada pada kemampuan membaca permainan. Pengalaman sangat membantu. Tinggal fisiknya saja yang masih perlu ditingkatkan,” tukasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#soft tennis #asian games #kaltim #atlet