Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

KONI Kaltim Terapkan Skala Prioritas untuk Hibah 2026 Sebesar Rp16,5 Miliar, Ini Alasannya

Doni Aditya Haryono • Rabu, 28 Januari 2026 | 14:55 WIB

Rusdiansyah Aras. (DONI ADITYA/KP)
Rusdiansyah Aras. (DONI ADITYA/KP)

KALTIMPOST.ID, Operasional organisasi dan keberangkatan atlet KONI Kalimantan Timur terancam tersendat di awal 2026. Hingga kini, KONI Kaltim masih menunggu kepastian Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim terkait izin penggunaan sisa dana hibah 2025.

Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras menyebut, secara lisan Dispora menyatakan hibah 2025 berakhir per 31 Desember, dengan batas akhir Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) 10 Januari 2026. Kondisi itu membuat sejumlah agenda Januari belum bisa dibiayai.

Baca Juga: Perbasi Kaltim Gelar Penataran Wasit B2 di Samarinda Februari 2026, Ini Target Darwin Tandrin

Di antaranya, keberangkatan 24 atlet soft tenis, hoki, dan taekwondo untuk Seleksi Nasional di Jakarta, Rakerprov IMI dan Bowling, serta penggantian biaya Pra-Porprov futsal dan sepak bola.

“Untuk sementara, semua kegiatan itu belum bisa kami bantu. Kami berharap ada solusi lewat sisa dana hibah 2025,” ujar Rusdi.

Baca Juga: Pesan Haru Joel Vinicius Setelah Resmi Pindah ke Arema FC: Terima Kasih Banyak Borneo FC!

Selain pembinaan atlet, sisa hibah juga dibutuhkan untuk operasional sekretariat, termasuk pembayaran gaji 47 staf serta biaya listrik, air, dan BBM. KONI Kaltim telah menyurati Kepala Dispora sejak 19 Januari 2026, namun belum mendapat jawaban resmi.

Sementara untuk hibah 2026 sebesar Rp16,5 miliar, Rusdi memastikan KONI Kaltim akan menerapkan skema bantuan berbasis skala prioritas agar anggaran tetap efektif. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#krisis anggaran #KONI kaltim #Rusdiansyah Aras