Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tak Ada Petahana, Musorprov KONI Kaltim Digelar setelah Lebaran Diprediksi Sengit

Ery Supriyadi • Minggu, 8 Februari 2026 | 09:51 WIB

Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras salam komando dengan Hasanuddin Mas’ud jelang Musprovlub TI Kaltim.
Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras salam komando dengan Hasanuddin Mas’ud jelang Musprovlub TI Kaltim.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Teka-teki pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalimantan Timur akhirnya terjawab. Agenda pemilihan ketua baru untuk masa-bakti 2026 2030 dipastikan akan digelar setelah Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

Kepastian tersebut disampaikan langsung Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras. Ia menyebut, rangkaian suksesi kepemimpinan akan diawali dengan rapat koordinasi sebelum masuk ke agenda utama Musorprov.

Rusdi, begitu sapaan Rusdiansyah menyebut penentuan jadwal ini dilakukan setelah KONI Kaltim berkonsultasi dengan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim M Faisal. Fokus pembahasan berkaitan dengan pencairan dana hibah murni tahun 2026 senilai Rp16,5 miliar.

Baca Juga: Belajar dari Tragedi Anak SD di NTT, Disdikbud Kaltim Pastikan 63 Ribu Siswa Dapat Seragam Gratis

Ia mengakui, hingga kini KONI Kaltim belum memiliki anggaran untuk menggelar pemilihan ketua baru. Pasalnya, sisa dana hibah tahun 2025 sebesar Rp1,3 miliar telah dikembalikan ke kas daerah.

“Secara jujur, kami memang belum punya dana untuk menggelar Musorprov. Karena itu, kami menunggu realisasi hibah,” ujar pria yang juga tokoh wartawan senior di Kaltim ini.

Rusdi menambahkan, setelah Naskah Perjanjian Hibah Daerah ditandatangani, pihaknya akan langsung bergerak. Ia menyebut, realisasi hibah diperkirakan terjadi pada awal Maret.

“Kalau NPHD sudah ditandatangani, kami langsung jalan,” tegasnya.

Baca Juga: Kasus Pencabulan Anak di Melak Naik Tahap, Polres Kubar Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan

Dalam kesempatan yang sama, Rusdi juga membuat pernyataan penting. Ia memastikan tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai ketua KONI Kaltim pada periode mendatang.

Keputusan itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral, menyusul kegagalan kontingen Kalimantan Timur menembus target lima besar pada ajang PON XXI/2024 Aceh-Sumut.

Meski demikian, Rusdi mengakui adanya peningkatan prestasi. Perolehan medali Kaltim tercatat naik 54 persen dibanding PON XX/2021 Papua dan meningkat 12 persen dibanding PON XIX/2016 Jawa Barat.

Baca Juga: Kasus Pencabulan Anak di Melak Naik Tahap, Polres Kubar Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan

Namun, ia memilih memberikan kesempatan kepada figur baru untuk melanjutkan estafet kepemimpinan olahraga prestasi di Benua Etam.

Seiring kepastian tersebut, bursa calon ketua KONI Kaltim mulai menghangat. Meski Musorprov masih beberapa bulan lagi, dua inisial nama disebut-sebut mulai mencuat, yakni S dan A.

Tak hanya kursi ketua, posisi Sekretaris Jenderal KONI Kaltim juga menjadi sorotan. Tiga nama disebut intens melakukan komunikasi dan lobi politik olahraga.

Mereka adalah Akhmad Albert selaku ketua Persatuan Drum Band Kaltim, Adnan Faridhan selaku ketua Asosiasi Futsal Kaltim, serta Rony Pangajoang yang menjabat Sekretaris Umum Ikatan Olahraga Dansa Kaltim.

Baca Juga: 25 Ucapan Hari Pernikahan Sedunia: Happy World Marriage Day, Momen Tepat Perkuat Ikatan Suami Istri

Dengan mundurnya Rusdi, Musorprov KONI Kaltim mendatang diprediksi menjadi momentum penting penentuan arah baru pembinaan olahraga daerah menuju level nasional yang lebih kompetitif. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#KONI Kaltim 2026 2030 #Musorprov KONI Kaltim #dispora kaltim #Rusdiansyah Aras