KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Persaingan menuju kursi Ketua Umum KONI Kalimantan Timur periode 2026–2030 mulai memanas. Dinamika kian terasa setelah petahana, Rusdiansyah Aras, menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali.
Keputusan tersebut ditegaskan sebagai bentuk tanggung jawab moral atas hasil kontingen Kaltim pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut yang belum mampu menembus lima besar. Mundurnya Rusdiansyah membuka peluang bagi tokoh-tokoh baru untuk memimpin olahraga prestasi di Benua Etam.
Sejumlah nama sempat mencuat. Salah satunya Ketua Pengprov Kurash Kaltim sekaligus politikus Partai Golkar, Sapto Setyo Pramono. Namun, Sapto memastikan tidak akan maju dalam kontestasi kali ini, meski secara administratif dan dukungan dinilai memenuhi syarat.
Baca Juga: Jorge Martin Siap Comeback di Tes Buriram? Aprilia Buka Peluang Besar
Dengan mundurnya Sapto, perhatian mengerucut pada dua figur berinisial S dan A. Nama Syahariah Mas’ud menjadi salah satu yang santer dibicarakan. Saat dikonfirmasi, Syahariah belum memberikan pernyataan tegas terkait peluang pencalonannya.
“Siapa pun yang nantinya terpilih menjadi Ketua KONI Kaltim harus mampu memperlihatkan kinerja terbaik untuk membangun dan membangkitkan kembali olahraga prestasi kita,” ujar Syahariah singkat.
Selain itu, nama Abdul Jawad Sirajuddin yang akrab disapa Haji Jawad juga mencuat sebagai kandidat kuat. Ia disebut-sebut telah mengantongi sedikitnya lima surat dukungan dari pemilik suara.
Meski demikian, Sirajuddin dikabarkan masih bersikap menunggu. Ia disebut tengah menanti restu dan sinyal dari Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, sebelum menyatakan sikap secara terbuka.
Baca Juga: Era Baru Aston Martin-AMR26: Debut Newey dan Mesin Honda Jadi Sorotan
Dinamika bursa calon Ketua KONI Kaltim diperkirakan terus berkembang dalam beberapa pekan ke depan. Publik olahraga Kaltim pun berharap sosok nahkoda baru mampu mengembalikan kejayaan daerah di ajang nasional. (*)
Editor : Ery Supriyadi