BALIKPAPAN – KONI Balikpapan menaruh perhatian serius pada kesiapan cabang olahraga (cabor). Tepatnya, sebelum menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 di Paser.
Hal itu, disampaikan langsung Sekretaris Umum KONI Balikpapan Syarifuddin HM, pada Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Balikpapan, Kamis (12/2). Ia mengingatkan agar kepengurusan baru segera bergerak cepat dan tidak menunda program kerja.
“Jangan menunggu, nanti akan tersalip daerah lain. Apalagi, KONI Balikpapan punya target juara umum, sehingga seluruh potensi harus dimaksimalkan,” pesannya.
Lebih lanjut, ia juga memaparkan bahwa saat ini KONI Balikpapan melakukan pemantauan terhadap keaktifan cabor. Melalui Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) dan Organisasi, KONI memastikan baik cabor baru maupun yang belum aktif, segera melaksanakan musyawarah dan mempersiapkan training center (TC) yang diagendakan selama enam bulan usai lebaran.
Di sisi lain, dia menilai cabor dayung selama ini dikenal sebagai lumbung medali emas di berbagai ajang. Makanya, hal itu juga diharapkan mampu diwujudkan oleh kepemimpinan baru PODSI. Dengan menyatukan seluruh klub dan pemerhati dayung di Balikpapan.
“Intinya sudah tidak ada pengotak-kotakan. Itu yang sering membuat pembinaan tidak maksimal. Untuk ketua terpilih, semoga bisa menjalankan amanah dengan baik dan membawa dayung Balikpapan kembali berjaya,” tutupnya. (*)
Editor : Ismet Rifani