Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Sabaruddin Panrecalle Nakhodai PSTI Kaltim, Janji Kembalikan Kejayaan Sepak Takraw  

Oktavia Megaria • Minggu, 15 Februari 2026 | 12:13 WIB

Musprovlub PSTI Kaltim tetapkan Sabaruddin Panrecalle jadi pemimpin baru.
Musprovlub PSTI Kaltim tetapkan Sabaruddin Panrecalle jadi pemimpin baru.
 

 

BALIKPAPAN – Sabaruddin Panrecalle resmi nakhodai kepengurusan Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kaltim periode 2026-2030. Hal itu diputuskan usai gelaran Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) di Hotel Grand Tiga Mustika, Sabtu (14/2) malam.

Dalam agenda itu, hadir perwakilan Pengcab dari sembilan daerah. Di antaranya Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, PPU, Kutai Barat, Paser, Berau, Samarinda, dan Bontang.

Usai terpilih, Sabaruddin berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya. Dia mengakui, tentu banyak tugas yang mesti dituntaskan ke depannya.

Termasuk, kata dia, pembenahan kepengurusan di seluruh daerah, sesuai arahan PB PSTI. “Karena memang sekarang ada dua Pengcab yang vakum, itu Samarinda dan Mahulu. Ini jadi PR kami bersama-sama untuk segera membenahi kepengurusan,” ujarnya.

Dia menambahkan, PSTI Kaltim punya potensi besar. Terlebih dari data KONI Kaltim, kontingen Benua Etam pernah finis di tiga besar nasional dalam gelaran PON 2008 di Kaltim. “Nah kejayaan ini insya Allah yang ingin kami ulangi kembali,” tegasnya.

Tentu saja sebelum mengarah ke sana, Sabaruddin menekankan pihaknya mesti melakukan konsolidasi dahulu. Kemudian, membentuk kepengurusan baru, memperbaiki kepengurusan di sepuluh kabupaten/kota. Termasuk dengan klub-klub yang memang belum baik.

Sekaligus, lanjutnya, membangkitkan semangat mereka untuk meningkatkan kualitas atlet-atletnya, mulai dari usia dini hingga senior.

Meski memang, ia mengakui pembinaan atlet ini tidak bisa instan, tapi butuh proses yang begitu panjang. Yang jelas, pembinaan harus digencarkan dan bersifat kontinu.

“Harapannya, setelah terbentuk kepengurusan yang baru, insya Allah kami akan roadshow ke sepuluh kabupaten/kota untuk melakukan evaluasi dan konsolidasi kepada kawan-kawan yang ada di sana,” jelasnya.

Sementara, Ketua Karteker PSTI Kaltim Kurnadi juga berharap kepengurusan baru nantinya benar-benar menaruh perhatian pada sepak takraw Kaltim. Karena Kaltim salah satu Pengprov yang punya potensi berkembang dan semangat luar biasa.

“Tinggal provinsi memberikan ruang dengan banyaknya kompetisi. Semoga dengan adanya ketua baru bisa memperbaiki, mengakomodir, sehingga pembinaan takraw Kaltim bisa berjalan baik,” harapnya.

Turut hadir, Sekretaris Umum KONI Kaltim Akhmad Albert yang menekankan bahwa sepak takraw ialah salah satu cabor andalan Benua Etam. Hal itu juga dibuktikan pada PON 2008 di Kaltim, serta gelar juara umum yang pernah diukir di Kejurnas Sepak Takraw.

Sayangnya, lanjut dia, setelah itu prestasi cabor ini kian meredup. Maka dari itu, ia berpesan Musprovlub tak hanya menghasilkan nakhoda baru, tetapi jadi wadah evaluasi secara keseluruhan apa yang mesti dibenahi.

“KONI Kaltim berharap nakhoda baru mampu mengembalikan prestasi sepak takraw. Nanti kami akan pantau perkembangan itu, sejauh mana pembinaannya, untuk dijaring atletnya yang akan bermain di PON Nusa Tenggara,” pungkas dia. (*)

Editor : Sukri Sikki
#sepak takraw #PSTI kaltim #Sabaruddin Panrecalle