KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kabar soal mundurnya jadwal pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII di Paser tengah menjadi perbincangan. Tak sedikit pula cabang olahraga yang bimbang, termasuk hapkido.
Menanggapi ini, Sekretaris Hapkido Indonesia (HI) Kaltim Juli Prastomo menyatakan kabar ini membawa dilema besar.
“Kami sangat menyayangkan jika hajatan olahraga terbesar di Kaltim ini harus kembali bergeser dari jadwal seharusnya,” kata dia.
Bukan tanpa alasan, Juli membeberkan mundurnya tak lepas dari benturan kalender event yang akan berlangsung. Di mana tahun 2027, sejatinya menjadi tahun pelaksanaan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON).
“Tahun 2027 adalah "tahun keramat" bagi seluruh insan olahraga di Indonesia. Di tahun itulah, fokus seluruh provinsi akan tercurah sepenuhnya pada BK PON, sebagai persiapan PON XXII/2028 Nusa Tenggara,” ungkapnya.
Jika Porprov yang mestinya terhelat pada November 2026 baru dilaksanakan pada awal 2027, Juli menyebut ritme puncak performa (peak performance) atlet akan terganggu. Masa pemulihan dan persiapan menuju kualifikasi nasional menjadi sangat sempit.
“Kami berisiko kehilangan momentum emas untuk menyaring atlet terbaik yang seharusnya sudah mulai dipoles sejak jauh hari demi mengharumkan nama Kaltim di kancah nasional,” tandasnya. (*)
Editor : Duito Susanto