KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur, Rusdiansyah Aras, berharap Pemerintah Provinsi Kaltim segera memproses pencairan dana hibah murni tahun 2026 sebesar Rp16,5 miliar.
Ia mendesak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, yakni Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, untuk segera menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Desakan ini merujuk pada komitmen Pelaksana Tugas Kepala Dispora Kaltim, M Faisal, yang sebelumnya menjanjikan proses tersebut rampung paling lambat awal Maret.
Menurut Rusdiansyah, percepatan administrasi sangat krusial. Dana hibah itu akan menjadi motor penggerak agenda besar organisasi, yakni Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim yang dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.
Musorprov menjadi momentum penting karena akan memilih ketua baru untuk masa bakti 2026–2030. Rusdiansyah menegaskan dirinya tidak akan kembali maju dalam bursa pencalonan.
Ia menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral atas belum tercapainya target lima besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumut. Regenerasi kepemimpinan dinilai perlu agar prestasi olahraga Kaltim dapat meningkat ke depan.
Di sisi lain, Rusdiansyah juga menyoroti wacana penundaan Porprov Kaltim VIII yang rencananya digelar di Kabupaten Paser. Semula dijadwalkan pada November 2026, ajang tersebut kini diwacanakan mundur ke 2027.
Ia mengingatkan agar pemerintah dan pihak terkait menghitung secara matang dampak penundaan tersebut. Pasalnya, tahun 2027 diprediksi menjadi periode yang sangat padat bagi atlet Kaltim.
Sejumlah agenda besar telah menanti, di antaranya Babak Kualifikasi (BK) PON dan ajang internasional Sukan Borneo. Kondisi ini berpotensi mengganggu ritme kompetisi atlet jika Porprov ikut digeser.
KONI Kaltim sendiri telah menuntaskan tahap BK Porprov yang meloloskan lebih dari 9.000 atlet dari 10 kabupaten dan kota di Kaltim. Pada tahap tersebut, lebih dari 3.000 medali telah diperebutkan.
Baca Juga: Menko Polkam Tinjau Kesiapan Sistem Pertahanan dan Keamanan Siber di IKN
Rusdiansyah berharap jadwal Porprov tidak diundur demi menjaga kesinambungan pembinaan atlet. Ia menilai, perubahan jadwal berisiko merugikan ribuan atlet yang sudah berjuang sejak tahap kualifikasi. (*)
Editor : Ery Supriyadi