KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kepastian pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII/2026 di Kabupaten Paser hingga kini masih belum jelas. Rapat penentuan yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung saat Ramadan terpaksa diundur.
Penundaan dilakukan karena padatnya agenda para pihak terkait, baik dari pemerintah provinsi maupun tuan rumah.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk internal Dispora dan pemerintah Kabupaten Paser.
“Memang sebelumnya kita sepakat rapat di bulan puasa. Tapi karena jadwal padat, baik Pak Kadis maupun tuan rumah, akhirnya kita putuskan di awal April,” ujarnya, Selasa (17/3).
Baca Juga: Rekor Comeback Pep Guardiola di Liga Champions: Lebih Sering Gagal daripada Berhasil
Ia menyebutkan, pertemuan kemungkinan akan digelar pada 8 atau 9 April mendatang. Agenda ini dinilai krusial untuk mengakhiri ketidakpastian terkait jadwal pelaksanaan Porprov.
“Jangan sampai ada lagi ketidakpastian. Di pertemuan itu nanti akan dipaparkan kesiapan daerah, termasuk soal anggaran,” jelasnya.
Rapat tersebut akan melibatkan seluruh Dispora kabupaten/kota se-Kaltim serta KONI Kaltim. Setiap daerah diminta mempresentasikan kesiapan mereka, termasuk jika Porprov tetap digelar pada 2026 atau diundur ke 2027.
Meski belum ada keputusan final, Rasman memastikan pelaksanaan Porprov tetap menjadi komitmen bersama.
“Yang jelas kegiatan ini pasti dilaksanakan. Tinggal kita cari waktu yang paling realistis,” tegasnya.
Baca Juga: Chelsea vs PSG: Liam Rosenior Siapkan Skema 5 Bek untuk Kejar Defisit 3 Gol
Di sisi lain, ia mengakui sejumlah daerah telah menyampaikan keberatan jika Porprov dipaksakan berlangsung pada 2026. Hal ini akan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam rapat penentuan mendatang. (*)
Editor : Ery Supriyadi