KALTIMPOST.ID SAMARINDA – Dinamika menuju kursi ketua KONI Kalimantan Timur mulai memanas. Sejumlah nama bermunculan, masing-masing membawa gagasan dan visi untuk masa depan olahraga di Benua Etam.
Pengamat olahraga yang juga ketua KONI Kaltim saat ini, Rusdiansyah Aras, menilai fase ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembinaan olahraga ke depan.
Menurutnya, figur yang maju harus berani memasang target tinggi, sekaligus mampu mengeksekusi program secara nyata.
“Figur yang muncul saat ini membawa energi baru. Dunia olahraga Kaltim memang butuh pemimpin yang berani punya mimpi besar,” ujarnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia Hampir Lengkap, Beckham Tunda Mudik demi FIFA Series 2026
Rusdi, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa visi semata tidak cukup. Ia menyoroti pentingnya langkah konkret dalam pembinaan atlet yang berkelanjutan.
“Saya melihat yang dibutuhkan bukan sekadar wacana. Harus ada program yang jelas, terukur, dan konsisten dijalankan,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa kunci keberhasilan KONI ke depan terletak pada sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi faktor krusial, mulai dari pengembangan infrastruktur hingga peningkatan kualitas atlet.
“Tanpa dukungan penuh dari pemprov, akan sulit bagi KONI bergerak maksimal. Sinkronisasi program itu wajib,” katanya.
Baca Juga: PB Wushu Indonesia Kirim 24 Atlet ke Kejuaraan Dunia Junior 2026 di Tiongkok
Lebih jauh, Rusdi menilai target membawa Kaltim ke level internasional bukan hal yang mustahil. Namun, hal tersebut harus dibarengi dengan pembinaan yang sistematis dan berjenjang.
“Target ke SEA Games, Asian Games, bahkan Olimpiade itu realistis. Tapi syaratnya, pembinaan harus berjenjang dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti dukungan dari daerah serta cabang olahraga sebagai sinyal positif dalam proses pemilihan.
“Kalau dukungan dari kabupaten/kota dan cabor mulai menguat, itu tanda ada kepercayaan. Tinggal bagaimana dijaga dan diwujudkan,” imbuhnya.
Menghadapi PON XXII/2028 Nusa Tenggara, Rusdi meminta seluruh pihak menjadikan ajang tersebut sebagai titik tolak kebangkitan prestasi olahraga Kaltim.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Podium Perdana Indonesia di Moto3 Brasil
“PON nanti harus jadi momentum. Dari situ kita bisa melihat sejauh mana kesiapan dan keseriusan membangun prestasi,” tandasnya.
Ia berharap, siapa pun yang terpilih sebagai Ketua KONI Kaltim nantinya mampu menjaga tata kelola organisasi secara transparan dan fokus pada pembinaan jangka panjang.
“Yang dibutuhkan bukan hanya prestasi instan, tetapi sistem yang kuat untuk masa depan olahraga Kaltim,” pungkasnya. (*)