BALIKPAPAN – Usai dipercaya sebagai ketua Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PTSI) Balikpapan, Jundi Rahmad Danny mulai merancang beberapa program. Terutama, upaya untuk menggairahkan kembali olahraga tenis di Balikpapan.
Menurut Jundi, saat ini ketenaran olahraga tenis cukup meredup. Salah satunya, dikarenakan minimnya kejuaraan atau turnamen yang terlaksana.
Baca Juga: Jundi Rahmad Danny Resmi Pimpin Pelti Balikpapan
“Makanya kami juga berkoordinasi dengan Pengprov agar tenis ini bisa ramai lagi,” ungkapnya.
Salah satunya, lanjut dia, ditunjukkan Kaltim dalam hal ini Balikpapan sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Tak hanya itu, pihaknya juga ingin mengikutsertakan wasit dan pelatih lokal supaya tersertifikasi.
“Termasuk, kami juga ingin mencari bibit-bibit baru yang bisa kita regenerasi ke depan,” tambahnya.
Dia menjelaskan, beberapa tahun terakhir, tak dipungkiri olahraga tenis mulai menyusut. Banyak junior-junior yang tidak mau bermain tenis, dan berpindah ke olahraga lain seperti pickleball, hingga padel yang tengah naik daun.
Baca Juga: Turunkan Dua Tim ke Kejurnas U-12 Bogor, FOSSBI Kaltim Targetkan Pembinaan Kontinu
Karena itu, ia berencana untuk kembali melibatkan guru-guru olahraga agar lebih aktif. Di mana dulu, banyak guru-guru yang jadi pelatih tenis.
“Dulu saat saya masih aktif melatih tenis, tidak sulit mencari atlet. Sekarang ini sulit, terutama mencari kelompok umur 10 tahun, 12 tahun itu siapa itu sulit. Nah, makanya kami akan gencarkan regenerasi, bekerja sama dengan Igornas mau pun MKKS di Balikpapan, untuk menghidupkan lagi tenis,” tutupnya.
Editor : Muhammad Ridhuan