SAMARINDA - Prestasi Kaltim di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Cadet dan Junior 2026 tak lepas dari peran dominan atlet putri. Dari total enam medali emas yang diraih, lima di antaranya disumbangkan oleh nomor putri.
Bertanding di GOR Serba Guna, Stadion Kadrie Oening, Samarinda, 23–25 April, kontingen Kaltim menutup kejuaraan dengan perolehan 6 emas, 9 perak, dan 10 perunggu, sekaligus menempati peringkat keempat nasional dari 31 provinsi peserta.
Baca Juga: KONI Kaltim Tekan Efisiensi, Perangkat Pertandingan Diminta Segera Disiapkan
Nama-nama seperti Meyka Aurora Wihellina (junior U-55), Alifiya Junita Wahyuni (junior U-59), Kaila Zhafira Riffi Sinulingga (junior U-49), hingga Jihan Talita Ulfa (cadet U-47) dan Timothea Anastasya Kasendean (cadet over 59) menjadi penyumbang emas dari sektor putri. Satu-satunya emas dari nomor putra diraih Ida Bagus Gede Krishna Mertha di kelas cadet U-65.
Dominasi ini sekaligus menegaskan potensi besar atlet putri Kaltim dalam peta persaingan taekwondo nasional. Selain emas, kontribusi medali dari sektor putri juga terlihat di kategori perak dan perunggu yang tersebar di berbagai kelas.
Wakil Ketua Bidang II Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Brigjen TNI Anggara Sitompul, mengapresiasi capaian seluruh atlet yang telah bertanding selama tiga hari kejuaraan berlangsung.
“Kepada para atlet yang telah berjuang, selamat atas pencapaian yang diraih. Bagi yang menang, terus tingkatkan latihan. Yang belum, jadikan ini sebagai evaluasi,” ujarnya.
Baca Juga: Jacksen Buka Kelas Putri di Borneo FC Academy, 25 Siswi Ikuti Extra Training
Ia juga menekankan pentingnya peran pelatih dan perangkat pertandingan dalam menjaga kualitas kompetisi serta pembinaan atlet ke depan.
Kejuaraan ini menjadi momentum evaluasi bagi seluruh daerah, termasuk Kaltim, untuk memperkuat pembinaan usia dini dan menjaga konsistensi prestasi di level nasional. (*)
Editor : Sukri Sikki