Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Samarinda Jadi Panggung Uji Kekuatan Basket Kampus Kalimantan

Nasya Rahaya • Minggu, 10 Mei 2026 | 12:28 WIB
Laga Polnes melawan UMKT di gelaran Campus League 2026 - Basketball Regional Samarinda Season 1 berlangsung di GOR Indoor Serbaguna Kadrie Oening, Sabtu (9/5). (NASYA/KP)

 
Laga Polnes melawan UMKT di gelaran Campus League 2026 - Basketball Regional Samarinda Season 1 berlangsung di GOR Indoor Serbaguna Kadrie Oening, Sabtu (9/5). (NASYA/KP)  

 

SAMARINDA - Kota Tepian resmi menjadi panggung unjuk kekuatan basket mahasiswa di Kalimantan lewat gelaran Campus League 2026 – Basketball Regional Samarinda Season 1 yang berlangsung di GOR Indoor Serbaguna Kadrie Oening, 8-10 Mei 2026.

Ajang ini menjadi regional ketiga setelah sebelumnya digelar di Surabaya dan Yogyakarta. Kehadiran Samarinda sebagai tuan rumah menandai perluasan kompetisi mahasiswa ke luar Jawa, sekaligus membuka ruang lebih besar bagi perkembangan olahraga kampus di Kalimantan.

Regional Samarinda didukung penuh Bayan Peduli dan diikuti empat tim putra dari empat perguruan tinggi, yakni Politeknik Negeri Samarinda, Universitas Mulawarman Samarinda, Politeknik Negeri Balikpapan, dan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, Samarinda.

Perwakilan Bayan Peduli, Merlin menegaskan Campus League bukan semata ajang mencari pemenang, melainkan wadah pembentukan karakter mahasiswa melalui olahraga.

“Melalui Campus League, kami berharap mahasiswa tidak hanya berkembang secara kompetitif, tetapi juga memiliki semangat sportivitas, disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan,” ujar Merlin.

Ia menambahkan, olahraga menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk tumbuh lebih percaya diri sekaligus memberi dampak baik bagi lingkungan sekitarnya.

Head of Competition & Talent Development Campus League, Dave Leopold, menilai potensi pebasket muda di Kalimantan Timur terus menunjukkan perkembangan. Menurut dia, wajar jika jumlah peserta di regional Samarinda belum sebanyak di Pulau Jawa, mengingat ini merupakan musim pertama penyelenggaraan.

“Di regional ini setiap hari adalah pertandingan penentuan. Kalau ada tim saling mengalahkan, serunya akan terasa sampai hari terakhir,” kata Dave, Sabtu (9/5).

Dave menambahkan, kualitas persaingan di Samarinda cukup kompetitif, seiring adanya kompetisi antar SMA yang ikut menopang lahirnya bibit-bibit pebasket muda di daerah.

Baca Juga: Ini Syarat Terbaru Penerima Bantuan RTLH Balikpapan 2026, Lokasi Tersebar di Seluruh Kecamatan

Campus League 2026 – Basketball Regional Samarinda Season 1 menggunakan format round-robin, di mana setiap tim saling berhadapan satu kali. Pemenang ditentukan dari akumulasi poin tertinggi selama seluruh pertandingan.

Dave berharap pada 2027 jumlah peserta di regional ini bisa bertambah menjadi delapan hingga 12 tim. Ia juga memastikan Campus League akan terus digelar setiap tahun, minimal untuk 10 tahun ke depan.

Juara dari Campus League 2026 – Basketball Regional Samarinda Season 1 berhak meraih tiket untuk melaju ke tahap The National, yang akan mempertemukan para tim terbaik dari empat regional lainnya, yakni Surabaya, Jogjakarta, Bandung, dan Jakarta. (*)

Editor : Sukri Sikki
#kampus #GOR Kadrie Oening #basketball #mahasiswa