KALTIMPOST.ID-Prestasi membanggakan kembali dibuktikan oleh atlet muda Balikpapan.
Dia adalah Muhammad Arif Saprudin yang sukses menyumbangkan pundi-pundi emas bagi Pengurus Pusat Institut Karate-Do Indonesia (PP Inkai) di panggung nasional.
Ya, karateka muda itu berhasil menyabet podium utama di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Forki 2026 di Bandung.
Pada ajang yang memperebutkan piala Ketua PB Forki itu, Arif mengalahkan perwakilan Jawa Tengah di nomor kumite 55 kilogram under-21 (U-21).
Atas raihan ini, Arif mengaku sangat bangga dan bersyukur. Terlebih, ini kali pertama dirinya membawa pulang medali emas.
“Alhamdulillah, karena tidak menyangka juga bisa bawa pulang emas. Bahkan sempat menangis kemarin, tentu sangat berterima kasih kepada pelatih saya, juga Inkai Balikpapan. Saya tidak bisa berdiri di sana kalau tidak ada mereka,” ungkap remaja 17 tahun ini.
Baca Juga: Ketua Komisi II DPRD Mahulu Dukung Pelestarian Adat Uman Untat di Kampung Rukun Damai
Dia menambahkan, ini adalah kali ketiga dirinya bertanding di panggung nasional. Tak heran, ia sempat kesulitan menyesuaikan diri saat bertarung di pertandingan pertama, dari lima pertandingan yang dilakoni.
“Yang paling berat waktu main partai pertama lawan Bali, mungkin grogi dan masih belum panas. Alhamdulillah setelah itu lancar, dan ini jadi motivasi saya untuk lebih berusaha dan meraih prestasi lebih tinggi,” tekadnya.
Hasil itu turut menjadi kebanggaan bagi sang pelatih, Srunita Sari Sukatendel. Menurutnya, ini bakal menjadi batu loncatan bagi Arif untuk bisa terjun ke ajang nasional mau pun internasional.
“Karena jika sudah meraih emas biasanya akan dipantau oleh pusat untuk ikut Pelatnas, dan kami berharap Arif juga akan bergabung dalam squad Timnas nantinya,” kata dia.
Tak hanya itu, ia juga berkata tentu ini akan menjadi motivasi untuk karateka muda lainnya khususnya Inkai Balikpapan, untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Dengan harapan bakal lebih banyak Arif lainnya yang ikut mengharumkan nama daerah.
Turut menambahkan, Koordinator Majelis Sabuk Hitam (MSH) Inkai Balikpapan Gatot Nurmantyo kepada seluruh pelatih, yang berperan penuh dalam prestasi yang diraih Arif.
Termasuk, para pelatih dari tempat Arif bersekolah yakni Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim.
Dia menilai karier seorang atlet itu bukan bergantung pada dari mana dia berasal. Namun dari bagaimana talenta dan kerja keras yang dilakukan.
“Motivasi yang sangat besarlah yang selalu menjadi unsur utama mereka untuk berprestasi di panggung nasional hingga internasional,” tutupnya.
Sementara itu, PP Inkai berhasil menyabet posisi juara umum pada Kejurnas Forki tersebut. Dengan total raihan 8 emas, 4 perak, dan 5 perunggu. (rd)
Editor : Romdani.