Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Samarinda Bangkitkan Gairah Bulu Tangkis Nasional, 690 Atlet dari 24 Provinsi Ramaikan Sirnas B di GOR Kadrie Oening 

Nasya Rahaya • Senin, 18 Mei 2026 | 16:40 WIB
SENGIT: Pebulutangkis kelompok umur bertanding pada Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026 di Gedung Serbaguna GOR Kadrie Oening, Samarinda, Minggu (18/5). (NASYA RAHAYA)
SENGIT: Pebulutangkis kelompok umur bertanding pada Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026 di Gedung Serbaguna GOR Kadrie Oening, Samarinda, Minggu (18/5). (NASYA RAHAYA)

SAMARINDA— Setelah enam tahun Kaltim absen, Samarinda kembali tunjukkan eksistensi pada turnamen tingkat nasional bulutangkis usia dini Indonesia melalui Kejuaraan bulu tangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna GOR Kadrie Oening, Sempaja, pada 18–23 Mei.

Ajang bergengsi kalender resmi PBSI itu diikuti sekitar 690 peserta dari 24 provinsi di Indonesia.

Ketua Panitia sekaligus Sekretaris PBSI Kaltim, Risa Fahrizal, mengatakan antusiasme peserta menunjukkan Samarinda layak menjadi tuan rumah event nasional berskala besar.

“Total peserta kurang lebih 690 dari 24 provinsi. Ini berbasis klub, jadi dari seluruh Indonesia ikut, mulai Jawa, Sumatera, Sulawesi, sampai Kalimantan,” ujar Risa.

Sirnas B Samarinda merupakan seri kedua dari lima rangkaian Sirnas B PBSI tahun ini, setelah sebelumnya digelar di Palu dan akan berlanjut hingga Medan. Turnamen ini menjadi bagian penting dalam perebutan poin ranking nasional atlet usia dini.

“Sirnas ini agenda resmi PBSI dalam kalender nasional. Setiap atlet yang ikut akan mengumpulkan poin untuk ranking nasional, yang nanti bisa menentukan jalan menuju level tertinggi hingga peluang masuk pelatnas,” jelasnya.

Kategori yang dipertandingkan di Sirnas B Samarinda difokuskan pada kelompok usia U-11, U-13, dan U-15. Dari kelompok inilah bibit-bibit masa depan olahraga tepok bulu Indonesia mulai dipetakan.

Menurut Risa, penunjukan Samarinda sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Kaltim dinilai sebagai salah satu provinsi dengan perkembangan bulu tangkis paling pesat di luar Pulau Jawa.

Saat ini, Kaltim memiliki sekitar 98 klub bulu tangkis dengan total lebih dari 3.400 atlet aktif. Besarnya minat tersebut menjadi modal kuat bagi daerah untuk terus menghadirkan kompetisi nasional.

“Terakhir kita menjalankan turnamen level nasional tahun 2019. Jadi sudah enam tahun. Makanya sejak 2024, PBSI Kaltim bersama dukungan Pemprov mulai mendorong kembali event nasional masuk ke Kaltim,” katanya.

Tahun ini, Kaltim bahkan sukses menghadirkan lima seri sirkuit nasional, terdiri dari empat Sirnas C dan satu Sirnas B.

Tak berhenti di level nasional, PBSI Kaltim kini membidik target lebih tinggi yakni membawa turnamen internasional ke Benua Etam.

“Kami sedang berusaha agar tahun depan Kaltim bisa dipercaya menggelar International Challenge,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Sirnas B 2026 #Risa Fahrizal #GOR Kadrie Oening #PBSI Kaltim