BALIKPAPAN – Tongkat estafet kepengurusan KONI Kaltim dipastikan bakal berpindah tangan kurang dari seminggu. Hal ini dipastikan usai pernyataan Rusdiansyah Aras untuk tidak lagi maju sebagai calon dalam pemilihan ketua baru.
Dikatakan, Musyawarah Provinsi (Musprov) bakal dilaksanakan pada awal Juni mendatang. Tepatnya pada 3 Juni, di Samarinda.
Perihal ini, Rusdi memastikan jadwal kegiatan bakal sesuai rencana. Di mana, pihaknya juga sudah bertemu dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.
“Iya, saya sudah menghadap Pak Gubernur dan Pak Wagub, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musprov itu tanggal 3 Juni kan, dan sudah diapresiasi keduanya,” jelasnya.
Dia juga berharap, pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan demokratis. Tinggal siapa nanti yang mendaftar dan berkomitmen untuk membawa olahraga Kaltim lebih baik.
Soal persyaratan, Rusdi mengingatkan bahwa keputusannya sudah jelas. Sang calon wajib mendapat 30 persen dukungan suara dari KONI kabupaten/kota. Serta, 30 persen dari cabang olahraga (cabor) dan badan fungsional.
“Jadi kalau totalnya ada 70 sekian persen kan minimal mengantongi 19-21 surat dukungan. Nah kalau itu syaratnya dipenuhi, artinya kan lolos,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa saat ini beberapa calon sudah muncul ke publik. Salah satunya nama Anderiy Syachrum yang disebut mulai mengantongi beberapa dukungan, termasuk dari KONI Balikpapan. “Ya mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” tambahnya.
Dia juga kembali menegaskan tak akan lagi maju sebagai calon. Sebab, komitmen ini telah dijaga saat dirinya menjabat, terkait pencapaian Kaltim di PON XXI/2024 Aceh-Sumut.
Meski memang, kata dia, jumlah medali mengalami kenaikan dibanding PON Papua maupun PON Jabar, namun target lima besar gagal diwujudkan.
“Jadi ini komitmen saya, cukup sekali saja. Meski pun medali di PON naik 54 persen, tapi kan finis di delapan besar. Makanya saya putuskan tidak maju lagi,” tutupnya. (*)
Editor : Ismet Rifani