BALIKPAPAN – PB Hevindo Balikpapan memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh setelah gagal membawa pulang medali dari ajang Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) B Kaltim 2026 di Samarinda, 18–23 Mei 2026.
Sebelumnya, klub bulutangkis tersebut menargetkan mampu menembus zona medali dengan menurunkan enam atlet muda pada turnamen nasional itu. Namun, para atlet PB Hevindo belum mampu bersaing dengan klub-klub besar dari Pulau Jawa yang mendominasi podium juara.
Pelatih PB Hevindo, Angga Pramudia, mengatakan secara permainan para atlet sebenarnya sudah menunjukkan semangat dan perjuangan maksimal selama pertandingan berlangsung.
Baca Juga: Kembali Berjuang di Sirnas B Kaltim, PB Hevindo Bidik Target Realistis
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama dari sisi mental bertanding, konsistensi permainan, dan ketenangan saat menghadapi lawan berpengalaman.
“Sejujurnya kami mengakui anak-anak masih kalah dalam hal mental dan pengalaman bertanding. Jam terbang mereka memang belum sebanyak atlet-atlet dari tim besar, khususnya dari Pulau Jawa,” ujarnya.
Menurut Angga, usai pertandingan pihak pelatih juga langsung melakukan evaluasi dan diskusi bersama para atlet. Ia meminta para pemain berani mengakui kualitas lawan sekaligus menjadikan kekalahan sebagai motivasi untuk berkembang.
Ia menegaskan kegagalan meraih medali di Sirnas B Kaltim bukan akhir perjalanan para atlet muda PB Hevindo. Sebaliknya, pengalaman tersebut dinilai penting untuk membangun mental juara dan memperbaiki pola permainan.
“Ke depan mereka harus bisa tampil lebih baik dan lebih percaya diri di pertandingan berikutnya,” tandasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan