BALIKPAPAN – Gelaran kompetisi sepak bola usia dini "Liga Balikpapan" resmi dimulai. Turnamen yang mempertemukan puluhan tim dari berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Balikpapan ini akan berlangsung selama empat bulan ke depan.
Tepatnya setiap hari Minggu mulai pukul 08.00 Wita hingga 16.00 Wita di Lapangan Sebaru, Kelurahan Sepinggan Baru. Pembina sekaligus Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sepinggan Baru, Wahyullah Bandung menjelaskan, kompetisi ini diikuti oleh empat kategori usia U9 (12 tim), U10 (14 tim), U12 (20 tim), dan U15 (10 tim).
Total keseluruhan tim yang bertanding adalah 56 tim dengan partisipasi lebih dari 1.000 pemain muda. Tujuan utama turnamen ini untuk mewadahi minat dan animo anak-anak usia dini yang berlatih sepak bola di SSB yang tersebar di Balikpapan.
“Kami juga ingin meramaikan dan menghidupkan kembali Lapangan Sebaru sebagai sarana olahraga di Kelurahan Sepinggan Baru," ujar Wahyullah.
Ia mengingatkan tiga hal penting kepada seluruh peserta, pelatih, dan official. Pertama, jadikan kegiatan ini sebagai wadah kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas. Kedua, ia berharap akan muncul bibit-bibit pemain timnas Indonesia dari Balikpapan di masa depan.
"Ketiga, saya menekankan pentingnya setiap pemain muda menjaga stamina, pola makan, dan pola hidup sehat ala pemain bola. Gunakan pendekatan sport science untuk meningkatkan performa kalian," pesan Wahyullah.
Ketua Pelaksana kegiatan, Masdar Aspiran, menambahkan bahwa Liga Balikpapan akan dilaksanakan secara berkala setiap tahun. "Kami tidak hanya menyelenggarakan kompetisi, tetapi juga berupaya melahirkan pemain terbaik, top skor, dan juara yang bisa menjadi bibit unggul sepak bola di Kota Balikpapan," jelasnya.
Dengan durasi kompetisi selama empat bulan, Liga Balikpapan tidak hanya menjadi ajang pencarian bakat, tetapi juga momentum membangun olahraga yang terstruktur dan berkelanjutan di Kota Minyak. (*)
Editor : Sukri Sikki