SAMARINDA – Cabang olahraga padel semakin dekat menuju panggung olahraga prestasi di Kalimantan Timur. Ketua KONI Kaltim terpilih, Anderiy Syachrum memastikan padel akan tampil sebagai cabang olahraga ekshibisi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim di Kabupaten Paser, November 2026 mendatang.
Meski masih tergolong olahraga baru di Bumi Etam, KONI Kaltim melihat padel memiliki potensi besar untuk berkembang. Karena itu, ajang Porprov nanti akan dijadikan momentum awal menjaring atlet-atlet terbaik yang diproyeksikan memperkuat Kaltim pada Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON).
“Kami serius mempertandingkan padel sebagai cabor ekshibisi. Hasil dari Porprov nanti akan menjadi embrio pembentukan kekuatan Kaltim menuju BK PON,” tegas Anderiy.
Pria yang juga General Manager Borneo FC itu memastikan kehadiran padel tidak akan membebani anggaran utama Porprov. Seluruh kebutuhan pelaksanaan pertandingan menjadi tanggung jawab penuh pengurus provinsi cabor tersebut sebagai bentuk komitmen pengembangan olahraga baru di Kaltim.
Terkait venue, Anderiy mengakui masih perlu dilakukan penyesuaian. Mengingat fasilitas lapangan padel belum tersedia di lokasi utama pelaksanaan Porprov, opsi menggelar pertandingan di daerah yang memiliki sarana memadai menjadi pertimbangan.
Balikpapan disebut sebagai pilihan paling realistis karena memiliki fasilitas yang sudah siap, sementara Samarinda dapat menjadi alternatif. Dengan kepastian tersebut, Anderiy meminta seluruh KONI kabupaten dan kota tidak menunggu lebih lama.
Daerah-daerah diharapkan segera melakukan pembinaan dan seleksi atlet agar mampu bersaing saat padel resmi dipertandingkan di Porprov Paser nanti.
“Karena sudah pasti akan kita tandingkan, saya mengimbau seluruh KONI kabupaten dan kota untuk mulai menyiapkan atlet-atlet padel terbaiknya dari sekarang,” pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki