KALTIMPOST.ID-Gagal meraih hasil maksimal di Sirkuit Nasional (Sirnas) C bertajuk Piala Kajati Jatim 2026 di Surabaya, PB Hevindo Balikpapan langsung gelar evaluasi total.
Khususnya untuk persiapan menyambut Sirnas C Pupuk Kaltim Open di Bontang, Juli mendatang.
Manajer PB Hevindo Rafael Valentino mengatakan, pihaknya memang harus menerima hasil ini dengan lapang dada.
Pasalnya, sebagian atlet mereka gugur di babak 16 besar, sebagian ada yang hanya di 32 besar, bahkan ada juga yang terlempar sejak babak pertama.
“Ini tentu saja menjadi evaluasi kami, karena secara permainan mereka sudah cukup baik. Malahan saya melihatnya sudah sangat baik,” ujar Rafael.
Sesuai prediksi awal, dia menyebut tim Hevindo kerap kali mendapat tekanan yang cukup besar, kala bersaing di kejuaraan yang berlangsung di Pulau Jawa. Menyebabkan fokus para atlet masih kurang baik.
Hal itu, sambungnya, terlihat jelas ketika mencapai poin akhir. Meski saat masih poin awal hingga ke tengah, atlet binaannya menunjukkan performa yang apik.
“Tentu saja ini menjadi bahan evaluasi kami. Apalagi, tim akan berlanjut ke Sirnas C Pupuk Kaltim Open 2026, di Bontang, pertengahan Juli nanti,” tambahnya.
Untuk menatap kejuaraan itu, Rafael berkata sepulang dari Surabaya dirinya akan langsung menggelar rapat evaluasi bersama pelatih. Dengan waktu tiga minggu yang tersisa, pihaknya akan segera membuatkan program latihan segera.
“Saya kira kami punya waktu yang cukup renggang untuk mempersiapkan mental dan fisik atlet untuk siap tanding di Bontang nanti,” tuntasnya.
Meski meraih hasil yang tidak terlalu baik, seperti yang dikatakan Rafael sebelumnya, kejuaraan ini sekaligus menjadi momen untuk menambah jam terbang atlet. Terutama, bagi atlet-atlet muda yang masih kurang pengalaman di panggung nasional. (rd)
Editor : Romdani.