BALIKPAPAN – Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Balikpapan mulai mematangkan persiapan menghadapi sejumlah agenda penting sepanjang 2026. Hal itu dibahas dalam Rapat Kerja Kota (Rakerkot) yang digelar di Kantor KONI Balikpapan, Jumat (3/7).
Rakerkot menjadi forum untuk menyusun program kerja sekaligus memastikan kesiapan pelatih dan atlet menghadapi berbagai kejuaraan, mulai dari Bali Open, Kejuaraan Nasional (Kejurnas), hingga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim.
Ketua Pengcab IODI Balikpapan, Etty Paulina Soebagio, mengatakan pihaknya kini mulai mengintensifkan program latihan agar atlet berada dalam kondisi terbaik saat mengikuti rangkaian kompetisi.
"Jadi memang dari sekarang ini kami sudah harus menggiatkan atlet-atlet dengan jadwal latihan yang intens," ujarnya.
Baca Juga: Turun di Piala Soeratin U13 dan U15 Se-Balikpapan, SSB Wajib Terverifikasi Akun SIAP
Menurut Etty, agenda terdekat adalah Bali Open yang akan berlangsung pekan depan. Keikutsertaan tim pada ajang tersebut dilakukan secara mandiri dan akan dimanfaatkan sebagai sarana mengukur kemampuan atlet sebelum tampil di Kejurnas yang dijadwalkan berlangsung di DKI Jakarta pada Agustus mendatang.
Ia menilai Bali Open menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknik dan gerakan terbaru dalam olahraga dansa.
"Kesempatan atlet juga menguji kemampuan yang ada, karena ini kan gerakan-gerakan baru di dansa Indonesia. Bisa dibilang sebagai pemanasan sebelum menatap Kejurnas di Agustus nanti," katanya.
Selain membahas agenda nasional, Rakerkot juga menjadi momentum menyusun strategi menghadapi Porprov VIII Kaltim 2026 di Kabupaten Paser. Balikpapan menargetkan hasil maksimal pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bendahara Pengprov IODI Kaltim, Ronnie Ngo. Ia menilai Rakerkot menjadi wadah penting untuk menyelaraskan program kerja antara pengurus cabang dan pengurus provinsi.
Menurutnya, sinkronisasi program akan memudahkan proses pembinaan sekaligus seleksi atlet yang nantinya dipersiapkan mewakili Kalimantan Timur pada berbagai kejuaraan.
"Jadi IODI Balikpapan nantinya cukup siap dalam memilih atlet-atlet terbaiknya untuk mewakili Kaltim," pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan