Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Keterbatasan Fasilitas Tak Halangi POSSI Kaltim Raih Peringkat Ketiga Kejurnas Finswimming 2026

Nasya Rahaya • Rabu, 15 Juli 2026 | 12:13 WIB
BANGGA: Atlet POSSI Kaltim (tengah) bersama atlet daerah lain yang juga mengoleksi medali pada Kejuaraan Nasional Bupati Badung Finswimming Open 2026. (IST)

 

 
BANGGA: Atlet POSSI Kaltim (tengah) bersama atlet daerah lain yang juga mengoleksi medali pada Kejuaraan Nasional Bupati Badung Finswimming Open 2026. (IST)    

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Keterbatasan fasilitas latihan tak menghalangi atlet selam Bumi Etam unjuk gigi di pentas nasional. Pada Kejuaraan Nasional Bupati Badung Finswimming Open 2026, kontingen POSSI Kaltim sukses finis di peringkat ketiga setelah mengumpulkan 27 medali emas, 30 perak, dan 24 perunggu, sekaligus menunjukkan mampu bersaing dengan provinsi-provinsi kuat dari Pulau Jawa dan Bali.

Baca Juga: Harga Tiket Nonton Final Piala Dunia Fantastis, FIFA Banderol Rp 133 Juta

Ketua POSSI Kaltim Sutarno Wijaya mengatakan, hasil tersebut menjadi bukti atlet-atlet selam Kaltim tetap mampu bersaing dengan daerah-daerah yang memiliki sarana latihan lebih lengkap dan mumpuni terutama dari Pulau Jawa dan Bali.

“Kami sangat bersyukur dengan capaian ini. Dengan segala keterbatasan fasilitas yang dimiliki, atlet-atlet selam Kalimantan Timur masih mampu bersaing dengan atlet-atlet dari Pulau Jawa dan Bali,” ujarnya, Selasa (14/7).

Kejurnas Bupati Badung Finswimming Open 2026 mempertandingkan nomor laut dan kolam. Pada nomor laut diperlombakan 500 meter, 1.000 meter, dan 3.000 meter open water finswimming. Sementara nomor kolam melombakan berbagai nomor bifins, surface, serta apnea dengan total memperebutkan 368 medali emas.

Baca Juga: AKBP Sofyan Resmi Gantikan AKBP Novy Pimpin Polres Paser  

Ajang tersebut diikuti 519 atlet yang berasal dari 32 pengurus cabang (pengcab) dan delapan pengurus provinsi (pengprov), yakni Bali, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Barat. Kejuaraan juga diikuti satu tim tamu dari Gyeonggi-do, Korea Selatan.

Pada klasemen akhir antarprovinsi, POSSI Kaltim mengumpulkan 27 medali emas, 30 perak, dan 24 perunggu sehingga menempati posisi ketiga.

Kontribusi medali terbesar datang dari POSSI Samarinda yang memborong 16 emas, 22 perak, dan 14 perunggu. Hasil itu sekaligus mengantarkan Samarinda finis di peringkat ketujuh kategori pengcab terbaik.

Baca Juga: Peredaran Sabu di Kongbeng Terungkap, Satu Terduga Pelaku Kabur saat Digerebek Petugas

POSSI Kutai Kartanegara menyumbangkan delapan emas, empat perak, dan dua perunggu sehingga berada di peringkat ke-12. Sementara POSSI Paser mengoleksi tiga emas, satu perak, dan enam perunggu untuk menempati posisi ke-14.

Adapun POSSI Penajam Paser Utara berada di peringkat ke-18 dengan raihan tiga perak dan satu perunggu. Sedangkan POSSI Kutai Timur finis di posisi ke-27 berkat tambahan satu medali perunggu.

Menurut Sutarno, tidak hanya perolehan medali yang menjadi catatan positif. Sebagian besar atlet juga berhasil memperbaiki catatan waktu terbaik atau best time mereka sepanjang kejuaraan.

“Anak-anak sudah tampil sangat luar biasa. Banyak yang berhasil memecahkan best time masing-masing dan meraih medali. Semoga hasil ini menjadi motivasi bagi atlet-atlet selam Kaltim untuk berkembang lebih baik lagi di masa mendatang,” katanya.

Ia menambahkan, hasil Kejurnas tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi POSSI Kaltim dalam menyusun program pembinaan menuju Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) 2027.

“Kami akan menjadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk mempersiapkan tim menghadapi Pra PON 2027. Harapannya, prestasi atlet-atlet selam Kaltim bisa terus meningkat,” pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
POSSI Kaltim Sutarno Wijaya kejurnas badung atlet