BALIKPAPAN – Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026, KONI Balikpapan kian mematangkan persiapan. Salah satunya, membentuk tim khusus untuk pelaksaan Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot) yang rencananya akan berlangsung Agustus mendatang.
Untuk itu, pembentukan tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi pengurus yang berlangsung di Hitam Manis Heritage, Kamis (16/7). Dalam pertemuan itu, Wakil Ketua I KONI Balikpapan Andi Achmad Mutawally dipercaya sebagai ketua tim Puslatkot.
“Rapat tadi itu dihadir pengurus internal termasuk Ketum, Sekum, Bendum dan sudah memutuskan pelaksanaan Puslatkot dan panitia rapat kerja. Alhamdulillah, saya diberikan amanah untuk kegiatan tersebut,” jelas pria yang akrab disapa Welly ini.
Dia menambahkan, pembahasan dalam rapat tersebut memang perlu menjadi perhatian. Sebab, ini sebagai penentu nasib prestasi Balikpapan di Porprov nanti.
Mengingat, kata dia, pemerintah kota menargetkan capaian minimal tiga besar perolehan medali.
“Jadi memang ini adalah tanggung jawab kami. Makanya, kami akan susun nanti kepengurusan yang betul-betul mumpuni dan paham, bagaimana agar proses dari pemusatan latihan lalu ke Porprov dan selesai Porprov itu semua harus berjalan dengan baik,” tambahnya.
Dia menambahkan, Puslatkot sendiri rencananya bakal berlangsung selama tiga bulan, mulai Agustus hingga Oktober. Di mana, kegiatan bakal terpusat di Embarkasi Haji, dengan beberapa venue penunjang latihan lainnya.
Selama tiga bulan itu, lanjutnya, persiapan-persiapan akan terus dimatangkan.
“Di samping itu, kami juga akan adakan rapat kerja di tanggal 8 Agustus. Sekaligus untuk memberikan motivasi kepada cabor-cabor yang akan memberangkatkan atletnya,” ungkapnya.
Welly menekankan, bukan hanya dari segi kesiapan atlet saja, persiapan tentu mesti dilakukan untuk sisi konsumsi, pelengkapan, hingga akomodasi kontingen. Di mana, semua itu harus dipikirkan bersama.
Makanya, ia meminta kepada seluruh pihak yang terlibat, agar bagaimana bisa membantu kerja-kerja panitia Puslatkot yang bisa dikatakan ujung tombak persiapan.
“Karena kalau umpamanya nanti pemusatan latihannya tidak berjalan dengan baik, sudah bisa dipastikan pasti target itu tidak akan tercapai,” tandasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani