BALIKPAPAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Balikpapan terus mematangkan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII/2026 di Kabupaten Paser. Hingga pertengahan Juli, sekitar 1.000 atlet telah masuk dalam pendataan, meski jumlah tersebut masih berpotensi berubah seiring proses verifikasi dan mutasi atlet.
Wakil Ketua I KONI Balikpapan Andi Achmad Mutawally mengatakan, pendataan masih berlangsung sebelum penetapan peserta yang akan mengikuti Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot).
"Data sementara sekitar 1.000 atlet. Jumlah ini masih bisa bertambah atau berkurang karena kami masih mendata atlet yang melakukan mutasi," ujarnya usai rapat internal KONI Balikpapan di Hitam Manis Heritage, Kamis (16/7).
Baca Juga: Tatap Porprov Kaltim 2026, KONI Balikpapan Matangkan Persiapan Puslatkot Agustus Ini
Menurut pria yang akrab disapa Welly itu, KONI juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan untuk menetapkan jumlah akhir kontingen yang diberangkatkan ke Porprov.
Sebelumnya, berdasarkan hasil babak kualifikasi, Balikpapan diproyeksikan mengirim sekitar 1.116 atlet. Namun angka tersebut masih harus disesuaikan dengan hasil pendataan terbaru.
"Kami akan mempelajari kembali data atlet yang mutasi agar jumlah kontingen benar-benar sesuai kondisi terkini," katanya.
Di sisi lain, sejumlah cabang olahraga telah menjalankan program latihan secara mandiri. Beberapa di antaranya adalah sepatu roda dan atletik. Selain itu, sejumlah kejuaraan daerah juga dijadwalkan berlangsung pada Agustus sebagai bagian dari persiapan atlet.
Welly menegaskan, dukungan anggaran menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga Balikpapan. Menurutnya, pembinaan atlet tidak dapat berjalan maksimal tanpa dukungan pendanaan yang memadai.
"Olahraga sangat bergantung pada pendanaan. Kalau kebutuhan dasar bisa terpenuhi, itu akan menjadi motivasi bagi cabang olahraga untuk mengejar target medali," jelasnya.
Untuk mendukung persiapan tersebut, KONI Balikpapan mengusulkan anggaran sekitar Rp30 miliar kepada pemerintah daerah. Dana tersebut direncanakan untuk membiayai program Puslatkot, pelaksanaan Porprov, hingga bonus bagi atlet berprestasi.
KONI berharap usulan tersebut dapat direalisasikan sehingga target membawa Balikpapan finis di posisi tiga besar klasemen akhir Porprov Kaltim VIII dapat tercapai.
"Kami tetap optimistis. Harapannya komitmen pemerintah untuk meningkatkan prestasi olahraga Balikpapan bisa diwujudkan melalui dukungan anggaran yang memadai," pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan