Dukungan Orang Tua Jadi Fondasi Gazebo Balikpapan Mencetak Atlet Berprestasi

Doni Aditya Haryono • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:53 WIB
KOLABORASI: Dukungan positif orangtua dan manajemen Gazebo menjadi tonggak utama kemajuan tim sejak berdiri 2018 silam. (DONI ADITYA/KP)
KOLABORASI: Dukungan positif orangtua dan manajemen Gazebo menjadi tonggak utama kemajuan tim sejak berdiri 2018 silam. (DONI ADITYA/KP)

BALIKPAPAN – Kesuksesan sebuah klub pembinaan usia dini tidak hanya ditentukan kualitas pelatih dan kemampuan atlet. Di Gazebo Balikpapan, keberadaan orang tua justru menjadi salah satu fondasi utama yang membuat klub tersebut terus berkembang hingga sekarang.

Founder Gazebo Balikpapan, Anton Kristiono, mengatakan perjalanan Gazebo sejak berdiri pada 2018 tidak lepas dari dukungan para orang tua pemain yang selalu terlibat dalam setiap aktivitas pembinaan.

Menurutnya, peran orang tua tidak hanya sebatas mengantar anak mengikuti latihan, tetapi juga menjadi bagian penting ketika tim mengikuti berbagai kejuaraan, baik di Balikpapan maupun luar daerah.

"Saya harus mengatakan bahwa tanpa dukungan orang tua pemain, Gazebo tidak akan bisa melangkah sejauh ini. Apalagi kalau bermain ke luar kota, orang tua inilah yang paling sibuk membantu tim mempersiapkan segala sesuatunya," ujarnya.

Anton mengakui mengelola klub yang melibatkan puluhan keluarga tentu tidak lepas dari berbagai dinamika. Perbedaan pandangan antara pelatih, manajemen, dan orang tua terkadang muncul dalam proses pembinaan atlet.

Namun, menurutnya, kondisi tersebut menjadi hal yang wajar dan selalu diselesaikan melalui komunikasi yang terbuka.

Baca Juga: Pemain Gazebo Balikpapan Bryan Reuben Buktikan Basket Jadi Jalan Meraih Beasiswa Pendidikan

"Kami menyadari komunikasi adalah hal yang sangat penting. Kalau terjadi dinamika, kami selalu merespons dengan cepat, baik melalui komunikasi secara personal maupun di grup. Intinya Gazebo selalu ingin berjalan harmonis dengan orang tua pemain," katanya.

Untuk mempererat hubungan antarkeluarga besar Gazebo, manajemen juga rutin menggelar kegiatan di luar lapangan. Salah satunya melalui acara gathering yang biasanya dilaksanakan setelah tim mengikuti kejuaraan.

Kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat rasa kekeluargaan sekaligus membangun kedekatan antara pemain, pelatih, pengurus, dan para orang tua.

"Kami selalu membuat kegiatan setelah selesai mengikuti kejuaraan, seperti gathering. Supaya tetap kompak dan akrab, baik di luar maupun di dalam lapangan," jelas Anton.

Ia menilai suasana kekeluargaan yang terbangun selama ini menjadi salah satu kekuatan Gazebo dalam menjalankan pembinaan atlet usia dini secara berkelanjutan.

Di akhir pembicaraan, Anton menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan proses pembinaan putra-putrinya kepada Gazebo.

Ia berharap sinergi tersebut terus terjaga sehingga semakin banyak atlet muda yang mampu meraih prestasi, baik di bidang olahraga maupun pendidikan.

"Saya sebagai founder Gazebo ingin berterima kasih kepada orang tua yang selama ini selalu mendukung anaknya berkembang di tim ini. Mari sama-sama mendampingi mereka sampai mencapai impian yang diinginkan," pungkasnya.

 

Editor : Muhammad Ridhuan
Gazebo Balikpapan klub basket Balikpapan pembinaan basket usia dini Anton Kristiono orang tua atlet basket