BALIKPAPAN – Kepengurusan Pengkot Persatuan Lawn Tennis Seluruh Indonesia (Pelti) Balikpapan periode 2026-2030 resmi dikukuhkan, Minggu (2/8). Kegiatan yang berlangsung di Gran Senyiur Balikpapan ini dihadiri langsung oleh Ketua Pengprov Pelti Kaltim, Wahyu Hernaningsih Seno Aji.
Jundi Rahmad Danny sebagai nakhoda baru Pelti Balikpapan menegaskan komitmennya untuk mengembalikan masa keemasan olahraga tersebut. Khususnya, melalui pembinaan usia dini yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Era baru tenis Balikpapan tidak lagi sekadar wacana, tetapi kerja nyata di lapangan. Olahraga tenis memiliki sejarah yang membanggakan, kini saatnya menulis sejarah baru,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia memaparkan lima pilar utama yang menjadi fokus kepengurusannya. Di antaranya, pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit melalui sertifikasi. Serta, pembenahan tata kelola organisasi yang profesional, intensifikasi kompetisi lokal dan penguatan sinergi lintas sektor.
Menurutnya, prestasi tidak lahir dari keberuntungan, melainkan dari pembinaan yang konsisten dan semangat pantang menyerah.
“Kami ingin menjadikan Pelti Balikpapan sebagai rumah besar yang melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Wahyu Hernaningsih Seno Aji mengatakan pihaknya menaruh harapan pada kepengurusan baru ini. Di mana, banyaknya tantangan di depan, tentu diharapkan mampu diatasi dengan kepengurusan yang solid dan profesional.
“Selamat menjalankan tugas bagi semua pengurus Pelti Balikpapan, untuk bersama-sama memajukan olahraga tenis Kaltim agar berprestasi di panggung nasional mau pun internasional,” katanya.
Mewakili Pemkot Balikpapan, Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekdakot Balikpapan, Andi Yusri menyambut positif pelantikan pengurus baru ini. Di mana, amanah ini adalah kehormatan sekaligus dorongan besar untuk membawa tenis Balikpapan lebih berprestasi.
“Olahraga bukan semata mencari kemenangan, tetapi juga pembentukan karakter dan sportivitas. Semoga, tenis bisa terus memberikan kontribusi terhadap olahraga Balikpapan,” tuntas dia. (*)
Editor : Ismet Rifani