Layar Siap Dirasionalisasi, Teddy Abay: Nomor PON Harus Tetap Dipertandingkan

Doni Aditya Haryono • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:14 WIB
Teddy Abay
Ketua Pengprov Porlasi Kaltim, Teddy Abay.

 
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pengurus Besar (PB) Porprov VIII dan KONI Kalimantan Timur hingga kini masih belum menetapkan secara final cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov Kaltim VIII/2026 di Kabupaten Paser.

Saat ini, KONI Kaltim bersama PB Porprov tengah menyusun skema rasionalisasi nomor pertandingan agar seluruh 64 cabang olahraga (cabor) tetap dapat dipertandingkan pada ajang olahraga multicabang terbesar di Benua Etam tersebut.

Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa PB Porprov akan menghapus sejumlah cabor dari daftar pertandingan. Rencana itu memunculkan keberatan dari beberapa pengurus cabor, terlebih tiga di antaranya, yakni layar, kriket, dan hoki, merupakan penyumbang medali emas bagi Kalimantan Timur pada PON XXI/2024 Aceh-Sumut.

Baca Juga: Pendapatan Bontang 2027 Diproyeksi Turun, Pemkot Siapkan Strategi Jaga Fiskal

Sebagai solusi, KONI Kaltim dan PB Porprov memilih melakukan rasionalisasi nomor pertandingan. Nomor yang dinilai tidak lagi dipertandingkan pada ajang nasional atau tidak mendukung pembinaan prestasi akan dievaluasi, sehingga kuota yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih efektif.

Ketua Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Kalimantan Timur, Teddy Abay, menyambut positif langkah tersebut. Menurutnya, rasionalisasi nomor pertandingan merupakan solusi terbaik dibanding menghapus cabang olahraga.

“Kami dari layar sepakat dengan rasionalisasi. Kami juga siap merasionalisasi nomor pertandingan layar. Yang paling penting adalah nomor yang dipertandingkan di PON tetap dimainkan. Untuk nomor pembinaan, masih bisa dipertimbangkan,” ujar Teddy.

Ia berharap keputusan akhir yang diambil PB Porprov dan KONI Kaltim dapat memberikan manfaat terbaik bagi pembinaan olahraga di daerah.

Baca Juga: Sidang Keterlambatan Penerbangan di MK: Saldi Isra Tegaskan Kompensasi Delay Rp 300 Ribu Tak Masuk Akal

“Pada prinsipnya, kami yakin KONI Kaltim sedang memperjuangkan agar seluruh cabor tetap bisa dipertandingkan di Porprov. Kita berdoa saja semoga hasilnya yang terbaik,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Porprov Kaltim VIII rasionalisasi cabor KONI kaltim Porlasi Kaltim teddy abay