Wasit Asal Balikpapan Pimpin Final World Cup Woodball di Malaysia

Oktavia Megaria • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:10 WIB
Muhammad Jamil (dua kiri) memimpin pertandingan Final World Cup Woodball di Malaysia.
Muhammad Jamil (dua kiri) memimpin pertandingan Final World Cup Woodball di Malaysia.

 
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kiprah wasit woodball asal Balikpapan, Muhammad Jamil, terus menorehkan prestasi di tingkat internasional. Setelah mengikuti International Referee Workshop 2026, ia dipercaya memimpin pertandingan final World Cup Woodball di Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), Malaysia, pada 28 Juli 2026.

Sebelumnya, Jamil telah mengantongi lisensi wasit nasional. Kesempatan memperluas kapasitas di level internasional datang setelah ia ditunjuk mengikuti International Referee Workshop 2026 yang diselenggarakan oleh International Woodball Federation (IWbF) di Perlis, Malaysia, pada 25–28 Juli 2026.

“Pengalaman itu menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian peningkatan kompetensi menuju lisensi wasit internasional woodball,” ujar Jamil, Rabu (5/8).

Baca Juga: Bontang Deflasi 2,26 Persen pada Juli 2026, Harga Cabai dan Bawang Merah Turun

Jamil merupakan satu dari tiga delegasi Indonesia yang mengikuti workshop tersebut berdasarkan surat penunjukan dari Pengurus Besar Indonesia Woodball Association (PB IWbA).

Penunjukan itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas perangkat pertandingan Indonesia agar memiliki pemahaman, kompetensi, dan sertifikasi sesuai standar perwasitan internasional.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan teori dan praktik lapangan. Materi yang dipelajari kemudian diuji melalui penerapan langsung dalam pertandingan, termasuk saat peserta dipercaya memimpin laga final World Cup Woodball.

Menurut Jamil, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga. Memimpin pertandingan internasional menuntut wasit memahami regulasi secara menyeluruh, menjaga konsentrasi, serta mampu mengambil keputusan dengan cepat, tepat, dan konsisten.

“Tentu ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena selain teori, kami juga diberi kesempatan menerapkan aturan secara langsung pada pertandingan World Cup. Hal itu menjadi bekal untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme kami sebagai referee,” katanya.

Rangkaian workshop juga berlangsung bersamaan dengan Malaysia International Open 2026 di Perlis. Kehadiran Jamil dalam ajang tersebut memberinya kesempatan melihat secara langsung standar penyelenggaraan pertandingan serta tuntutan terhadap perangkat pertandingan pada kompetisi woodball internasional.

Jamil menilai pengalaman memimpin pertandingan di level dunia menjadi bagian penting dalam proses memperoleh lisensi wasit internasional.

Baca Juga: Polres Nunukan Amankan Tiga Orang Terkait Unggahan Bermuatan SARA di Facebook

“Pengalaman di Perlis memberikan gambaran nyata mengenai standar yang harus dimiliki seorang referee internasional. Ini sangat penting dalam proses lisensi seorang wasit,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Muhammad Jamil World Cup Woodball IWbF woodball balikpapan