KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Sebanyak 500 atlet dari tujuh daerah bakal meramaikan Kebundesa Open Fun Swimming dan Kejuaraan Renang Antar Pelajar 2026 di Kolam Renang Agrowisata Kebun Ndesa, Tanah Merah, Samarinda, 15–16 Agustus.
Ajang tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah nomor lomba yang dipertandingkan. Hingga pendaftaran ditutup, panitia mencatat terdapat 3.170 nomor lomba yang akan diikuti para atlet.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Balikpapan Gunakan Pola Padat Karya, Dorong Ekonomi Warga Kelurahan
Peserta tidak hanya berasal dari Samarinda. Atlet juga datang dari Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Bontang, Berau, hingga Kabupaten Barito Timur.
Kejuaraan tersebut merupakan pelaksanaan kedua setelah event perdana pada 2025 mendapat respons positif. Bahkan, jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Samarinda, Agus Daryanto, mengatakan peningkatan jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding.
“Ini merupakan event kedua. Tahun lalu antusias pesertanya sudah banyak, dan tahun ini jumlahnya bahkan melebihi tahun kemarin,” kata Agus.
Sejak awal, kejuaraan tersebut memang dirancang sebagai wadah kompetisi bagi atlet pemula. Karena itu, panitia menerapkan aturan yang membatasi keikutsertaan atlet yang sudah memiliki prestasi di tingkat provinsi.
Atlet yang pernah meraih medali pada kejuaraan renang tingkat provinsi tidak diperkenankan mengikuti pertandingan. Kebijakan tersebut dibuat agar atlet yang belum memiliki prestasi di tingkat provinsi mendapat kesempatan lebih besar untuk merasakan atmosfer kompetisi.
Baca Juga: Nigeria Jadi Pemasok Impor Terbesar Balikpapan, Brazil Melonjak 193.228 Persen pada Juni 2026
“Idenya memang memberikan kesempatan kepada atlet pemula untuk bertanding. Mereka yang sudah pernah mendapatkan medali di tingkat provinsi tidak diperkenankan ikut,” jelasnya.
Menurut Agus, kesempatan bertanding tersebut diharapkan berdampak terhadap motivasi atlet dalam menjalani latihan. Pengalaman berkompetisi dan peluang meraih prestasi dinilai menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet muda.
“Harapannya atlet-atlet pemula ini punya kesempatan naik podium. Efeknya tentu bisa meningkatkan motivasi mereka dalam berlatih,” ujarnya.
Selain kompetisi, Kebundesa Open Fun Swimming mengusung konsep olahraga sekaligus wisata. Pemilihan Kolam Renang Agrowisata Kebun Ndesa sebagai lokasi pertandingan diharapkan memberikan pengalaman berbeda bagi peserta maupun keluarga yang datang mendampingi.
Penyelenggaraan pada 15–16 Agustus juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Semangat kemerdekaan dikemas melalui aktivitas olahraga sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
Agus berharap kejuaraan tersebut dapat terus berkembang dan menjadi wadah pembinaan bagi atlet renang pemula, khususnya di Samarinda dan daerah lainnya.
“Yang penting kami ingin memberikan wadah kompetisi untuk atlet-atlet pemula. Mudah-mudahan mereka semakin termotivasi untuk berlatih dan berkembang,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi