KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pengcab Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Balikpapan telah menyeleksi atlet-atlet terbaiknya. Kegiatan yang terhelat di Lapangan Mac 26 Archery itu, merupakan proses pembentukan kekuatan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Senior 2026 di DKI Jakarta.
Ketua Pengcab Perpani Balikpapan Muhammad Yunus mengatakan, soal kekuatan pihaknya tak terlalu khawatir. Sebab, pembinaan atlet hingga kini terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Hal itu, kata dia, terlihat dimulai dari raihan di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII/2025 di PPU. Berlanjut ke Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Junior yang menjadi seleksi atlet menuju Kejurnas di Kudus, Jawa Tengah, Juli lalu.
“Padahal yang turun ke Popda itu atlet lapis dua saja, tapi ternyata mereka bisa meraih hasil membanggakan,” ujar dia.
Baca Juga: Promo Anniversary Aston Samarinda, Okupansi Mulai Menggeliat pada Agustus
Mengacu catatan prestasi itu, Yunus mengaku pihaknya cukup percaya diri menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 di Paser. Sebab, kekuatan yang bakal diturunkan pada multi ajang yang berlangsung November itu, cukup menjanjikan.
Untuk di Porprov itu, lanjutnya, 50 persen atlet Popda PPU dipastikan bakal memperkuat Porprov. Baik atlet lapis satu, mau pun lapis dua dari Popda akan ambil bagian di Porprov.
“Makanya seleksi menuju Kejurnas Senior ini juga jadi pemantauan pertama untuk persiapan Porprov. Karena inilah gambaran yang akan memperkuat tim Balikpapan di Porprov nanti,” jelasnya.
Lebih lanjut, dia mengaku sebelumnya Kota Beriman gagal merebut gelar dari Samarinda pada Porprov Berau. Di mana, Balikpapan hanya mampu bertengger di peringkat kedua dengan raihan 9 emas.
Baca Juga: Ada Ledakan, Api hingga Benturan! Rumah Ulin Arya Kembali Hadirkan Cowboy Stuntshow
Akan tetapi, Yunus mengaku lebih optimis di edisi kali ini. Bahwa Balikpapan akan menggeser Samarinda sekali lagi. Tak tanggung-tanggung, Perpani Balikpapan pun menargetkan 12 medali emas, seperti saat di Popda PPU.
“Karena 50 persen kekuatan Popda akan kami turunkan, di mana lapis satu kolaborasi dengan lapis dua, saya yakin bahwa kami juga akan mengukir sejarah di Porprov, seperti saat di Popda,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo