KALTIMPOST.ID, BONTANG - Turnamen antarsekolah tingkat provinsi Kaltim masih terbilang langka. Satu-satunya event yang ditunggu adalah DBL yang digelar satu kali dalam setahun. Atas dasar itulah BSG Cup 2026 hadir sebagai event basket yang diselenggarakan secara profesional.
Saat ini turnamen masih didominasi Balikpapan Samarinda dan Bontang. Namun lingkupnya hanya sekolah se-kota saja. Belum benar-benar ada turnamen antar sekolah yang levelnya provinsi.
Baca Juga: Keterbatasan Tak Jadi Hambatan, Perpani Balikpapan Tekankan Pembinaan Harus Kontinyu
Melihat fenomena ini, akhirnya tercetus BSG Cup 2026 yang akan digeber di Bontang 20-26 Agustus mendatang. Turnamen ini akan diikuti oleh tim sekolah dengan tradisi basket dari seluruh Kaltim.
SMA 1 Balikpapan salah satunya. Tim yang memiliki prestasi mentereng di perbasketan Bumi Etam itu turut ambil bagian. Pelatih tim putri Smansa Balikpapan, Ady Prianto mengatakan, tujuan utama timnya mengikuti BSG Cup adalah untuk memberikan pengalaman tanding kepada pemainnya.
Baca Juga: 20 Pasangan Bertanding, Fera & Abel Kampiun Padel di Saja Sport Center
Dia menilai BSG Cup adalah turnamen yang perlu diapresiasi. "Kita bicara antar sekolah ya, saat ini sangat minim bahkan nyaris tidak ada yang tingkat provinsi. Saat ini sudah ada BSG, artinya ini akan menjadi salah satu event yang sangat diminati di tengah sulitnya mencari turnamen tingkat sekolah se-Kaltim," ungkap Ady.
Ady berharap BSG menjadi salah satu agenda yang rutin digelar setiap tahun. "Semoga ini jadi ajang tahunan. Harapan kami lainnya, event seperti ini bisa dibuat di daerah lain. Kalau level klub, Perbasi Kaltim sudah memiliki dua agenda yang cukup baik dan sudah rutin berjalan yaitu KBL dan Kejurda," tutup Ady. (*)
Editor : Sukri Sikki