KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Mafia Tenis Club (MTC) Balikpapan menggelar turnamen persahabatan bertajuk Fun Match 2026 di Balikpapan Tennis Stadium (BTS), Sabtu–Minggu (15–16/8/2026).
Berbeda dari turnamen tenis yang mengedepankan persaingan, Fun Match 2026 dirancang sebagai ajang persahabatan sekaligus wadah bagi pemain pemula untuk mendapatkan pengalaman bertanding.
Sebanyak 54 tim dari berbagai klub tenis di Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU) turut ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Bisnis Solar Rp20 M, DPR Soroti Perjalanan Panjang Perkara Handy Aliansyah
Pada kategori men’s double, pasangan Dedik IP dan Sultan Rafli dari PTC Bhayangkara Polda Kaltim keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Chandra dan Sandi, sedangkan Julius dan Tommy berada di peringkat ketiga.
Sementara itu, pada kategori women’s double, pasangan Theresia dan Nirwana meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Yolin dan Joyce, sedangkan Elza dan Lidyana berada di peringkat ketiga.
Selain menjadi ajang persahabatan, Fun Match 2026 juga digelar dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bertanding yang ramah, suportif, dan minim tekanan bagi para peserta.
Selain meningkatkan kepercayaan diri pemain pemula, turnamen tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpecinta tenis di Balikpapan dan sekitarnya.
Fun Match 2026 dibuka Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan Ratih Kusuma. Kegiatan tersebut turut dihadiri Penasehat AMRI (Angkatan Muda Republik Indonesia) Heru Bambang, Ketua IMI Balikpapan I Gst. Lanang Ngr. Dauh Wiweka, Ketua Umum AMRI Kaltim Eed Junian Whiradmana, serta Ketua Panitia Marvel Rumajar.
Baca Juga: Putra Tomohon Kombes Jerrold Kumontoy Bersinar di Istana Negara Jadi Komandan Penurunan Bendera
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Disparpora Balikpapan dan Pengkot Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Balikpapan yang dipimpin Jundi Rahmad Danny. Jundi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengkot Pelti Balikpapan periode 2026–2030.
“Dengan konsep yang mengedepankan sportivitas dan kebersamaan, tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi menjadi momentum untuk semakin memperkuat komunitas tenis di Balikpapan dan sekitarnya,” jelas Ratih. (*)
Editor : Ery Supriyadi