Peta Persaingan Hoki Indoor Nasional Makin Merata, Kaltim Waspadai Semua Lawan

Nasya Rahaya • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:14 WIB
MERATA: Persiapan atlet hoki Kaltim menghadapi persaingan nasional. Peta kekuatan hoki indoor yang semakin merata membuat Kaltim dituntut tampil konsisten dan tak hanya mewaspadai Jabar maupun DKI Jakarta. (IST)
MERATA: Persiapan atlet hoki Kaltim menghadapi persaingan nasional. Peta kekuatan hoki indoor yang semakin merata membuat Kaltim dituntut tampil konsisten dan tak hanya mewaspadai Jabar maupun DKI Jakarta. (IST)

SAMARINDA – Peta kekuatan hoki indoor nasional mulai bergeser. Jawa Barat (Jabar) dan DKI Jakarta memang masih menjadi kekuatan utama, tetapi dominasi keduanya dinilai tak lagi cukup untuk menggambarkan peta persaingan antardaerah.

Federasi Hockey Indonesia (FHI) Kalimantan Timur (Kaltim) melihat kekuatan sejumlah provinsi kini semakin merata. Kondisi tersebut membuat Kaltim harus mewaspadai setiap lawan dalam upaya menembus papan atas hoki indoor nasional.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi FHI Kaltim Sri Norma Yunita alias Eno mengatakan, perkembangan hoki indoor membuat persaingan antardaerah semakin sulit diprediksi.

“Sekarang kalau dilihat dari semua provinsi, sudah semakin merata. Jadi, semuanya lawan berat,” kata Eno.

Menurut dia, Jabar dan DKI Jakarta tetap menjadi dua daerah yang patut diperhitungkan. Namun, Kaltim tidak ingin terjebak pada anggapan bahwa ancaman terbesar hanya datang dari dua provinsi tersebut.

Bahkan, ketika pertandingan berlangsung di daerah tertentu, kekuatan tuan rumah juga menjadi faktor yang harus diperhitungkan.

Karena itu, FHI Kaltim memilih tidak menetapkan satu provinsi sebagai lawan terberat. Setiap pertandingan harus dipersiapkan dengan kewaspadaan dan kesiapan yang sama.

Baca Juga: Persiapan Panjang Bikin Pede, Hoki Kaltim Tak Remehkan Lawan

“Tidak ada kita sampaikan bahwa ini yang terberat atau yang itu. Enggak. Semuanya berat,” tegasnya.

Indoor Lebih Ketat

Pergeseran peta persaingan menjadi tantangan tersendiri bagi Kaltim. Terlebih, karakter persaingan hoki indoor berbeda dengan nomor outdoor.

Pada nomor outdoor, Kaltim selama ini dikenal sebagai salah satu barometer kekuatan hoki nasional. Namun, kondisi berbeda terlihat pada nomor indoor yang persaingannya lebih ketat.

Wakil Ketua I Pengprov FHI Kaltim Syamsu Nur mengatakan kekuatan hoki indoor masih banyak bertumpu pada sejumlah daerah di Pulau Jawa, terutama Jabar dan DKI Jakarta.

“Kalau hoki outdoor barometernya itu Kaltim. Tapi indoor memang daerah Jawa bersaing antara Jabar dengan DKI,” terang Syamsu.

Meski demikian, Kaltim tidak ingin hanya menjadi pelengkap dalam persaingan tersebut. Target untuk menembus kelompok teratas tetap menjadi sasaran yang harus diperjuangkan.

“Tapi kami enggak mau kalah. Selalu kami juga harus berjuang supaya bisa masuk di level teratas di indoor,” bebernya.

Target tersebut membuat pembenahan internal menjadi pekerjaan penting. FHI Kaltim tidak hanya dituntut membaca kekuatan calon lawan, tetapi juga memastikan performa tim terus berkembang.

Andalkan Latihan Rutin

Dengan kekuatan yang semakin merata, konsistensi latihan menjadi salah satu modal utama Kaltim. Tim dituntut memiliki kesiapan menghadapi berbagai karakter permainan tanpa bergantung pada siapa lawan yang berada di hadapan mereka.

Eno mengatakan latihan rutin menjadi bagian penting dalam proses membangun kekuatan tim. Hasil maksimal, menurutnya, tidak bisa dicapai secara instan.

“Karena kita harus melawan semua kan. Jadi, semuanya sama-sama berat,” ujarnya.

FHI Kaltim kini memilih fokus pada proses. Pembinaan dan latihan terus dijalankan sebagai upaya meningkatkan kemampuan tim sekaligus memperbesar peluang Kaltim bersaing di level teratas hoki indoor nasional.

“Kami saat ini berproses, artinya berproses itu latihan, latihan rutin. Insyaallah hasilnya akan maksimal,” pungkas Eno.

Editor : Muhammad Ridhuan
FHI Kaltim hoki indoor nasional hoki indoor Kaltim persaingan hoki indoor dki jakarta