KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Euforia hari kedua pelaksanaan Sirkuit Nasional (Sirnas) C Bayan Open 2026 semakin terasa. Bersamaan dengan seremoni pembukaan di BSCC Dome, Selasa (25/8) sore, agenda coaching clinic kembali menghadirkan legenda bulu tangkis dunia Hendra Setiawan dan Jonatan Christie.
Seperti tahun sebelumnya, keduanya memberikan pelatihan singkat kepada para peserta Bayan Open. Sejumlah atlet bahkan mendapat kesempatan bermain langsung bersama dua pebulu tangkis tersebut.
Tak hanya coaching clinic, pertandingan eksibisi juga digelar. Hendra dan Jonatan masing-masing berpasangan dengan Ketua Pengprov PBSI Kaltim Mudyat Noor dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro. Keduanya kemudian berhadapan dengan pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani pada eksibisi kedua.
Baca Juga: Lulusan Kuliah Belum Siap Kerja? Pengamat UMKT Ungkap Pentingnya Magang untuk Tingkatkan Skill
Melihat antusiasme peserta, Senior Manager PT Bayan Resources Tbk Suhud Wahyudi mengaku puas. Menurutnya, komitmen menjadikan Bayan Open sebagai momentum bagi atlet-atlet Kaltim terus diwujudkan.
“Iya, memang kami komitmen selalu mendatangkan legenda, itu selalu berganti. Kecuali Hendra karena dia itu sangat legenda sekali, motivasi kuat untuk anak-anak. Sementara Jojo, kita tahu dia punya daya tarik kuat dan prestasi yang luar biasa. Alhamdulillah, ketika diundang beliau bersedia. Kalau melihat antusiasme tadi, saya boleh bilang sukses ya,” jelasnya.
Di sisi lain, Sekjen PP PBSI Ricky Achmad Subagja berharap kejuaraan yang diikuti 20 provinsi tersebut dapat terus dipertahankan. Menurutnya, Bayan Open tidak hanya menjadi wadah pembinaan atlet, tetapi juga menjadi momentum untuk memunculkan potensi baru bulu tangkis Indonesia.
“Tentu kami berharap para atlet yang mengikuti kejuaraan ini menunjukkan performa terbaiknya, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Tidak ada yang tidak mungkin, potensi yang lahir di sini bisa jadi masa depan bulu tangkis Indonesia,” tandasnya.
Komisaris Independen PT Bayan Resources Tbk Jenderal TNI (Purn.) Budiman mengatakan Bayan Open menjadi salah satu ajang yang ditunggu-tunggu. Kejuaraan tersebut menjadi wadah bagi para atlet untuk meningkatkan peringkat nasional.
Dengan menghadirkan legenda bulu tangkis, pihaknya berharap Bayan Open terus mendapat perhatian dari para atlet muda sekaligus menjadi motivasi untuk berkembang.
Baca Juga: El Nino Pecahkan Rekor 30 Tahun, Hotspot Kaltim Tembus 13.500 Titik dan Puncaknya September-Oktober
Jojo-Hendra Tunjukkan Skill di Sesi Coaching Clinic
Antusiasme peserta terlihat jelas dalam sesi coaching clinic. Jonatan Christie dan Hendra Setiawan memamerkan teknik bermain mereka di hadapan para peserta. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga bagi atlet muda karena dapat melihat dan berinteraksi langsung dengan idolanya.
Berbeda dengan Hendra, Jonatan baru pertama kali ambil bagian dalam Bayan Open. Dia mengaku menikmati pengalaman tersebut, terlebih bisa berinteraksi langsung dengan para peserta.
“Karena ini pertama, pastinya cukup happy bisa diundang untuk bermain di Bayan, walaupun hanya eksibisi. Melihat antusias dari adik-adik semua, apalagi ini kan sirkuit nasional, jadi ikut bangga juga,” katanya.
Menurut Jonatan, wadah seperti Bayan Open sangat dibutuhkan para atlet, khususnya untuk mendorong regenerasi bulu tangkis. Karena itu, dia berharap kejuaraan tersebut terus berkembang dan semakin bergengsi.
Sementara itu, Hendra yang sudah empat kali mengisi Bayan Open menilai banyak peningkatan yang diperlihatkan atlet-atlet baru.
“Tentu kami berharap bisa naik level ke depannya, karena ini wadah yang bagus untuk atlet,” tutupnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi