Azellen Soccer dan Menarung Juara, Bibit Muda Sepak Bola Kubar Mulai Menunjukkan Taji

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:05 WIB
Pemain muda tampil dalam Piala Soeratin U-13 dan U-15 Kutai Barat 2026 yang menjadi ajang pembinaan dan pencarian talenta sepak bola daerah.
Pemain muda tampil dalam Piala Soeratin U-13 dan U-15 Kutai Barat 2026 yang menjadi ajang pembinaan dan pencarian talenta sepak bola daerah.

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Kompetisi Piala Soeratin U-13 dan U-15 Kabupaten Kutai Barat 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama dua pekan, 12–26 Agustus. Turnamen yang digelar di Stadion Swalas Gunaaq, Rabu (26/8), tersebut menjadi ajang pembuktian perkembangan pembinaan sepak bola usia muda di Bumi Tana Purai Ngeriman.

SSB Azellen Soccer dan SSB Menarung menjadi dua tim yang berhasil mengukir prestasi sebagai juara.

Pada kategori U-13, Azellen Soccer keluar sebagai kampiun setelah mengalahkan SSB Menarung pada laga final. Persimuja menempati peringkat ketiga, sedangkan Jaya Prana berada di posisi keempat.

Baca Juga: Sidang Korupsi Tambang Rp 6,1 Triliun! Saksi Beberkan IUP PT JMB Caplok Lahan Transmigrasi

Sementara itu, SSB Menarung menjadi juara kategori U-15 setelah menaklukkan Neofeliz pada partai final. Posisi ketiga ditempati PSG Muara Gusik dan SSB Delirium Muara Tae berada di peringkat keempat.

Gelar juara tersebut sekaligus menjadi tiket bagi SSB Azellen Soccer dan SSB Menarung untuk mewakili Kutai Barat pada Piala Soeratin tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Sebanyak 24 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut, terdiri dari 11 tim U-13 dan 13 tim U-15 dari berbagai sekolah sepak bola (SSB) serta akademi yang terafiliasi dengan PSSI Kutai Barat.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengapresiasi penyelenggara dan seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi tersebut.

"Apresiasi tinggi untuk penyelenggara, PSSI Kutai Barat. Harapannya, melalui event-event seperti ini semakin banyak melahirkan talenta muda sepak bola yang akan mengharumkan nama daerah," ungkap Frederick saat dikonfirmasi, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya antusiasme terhadap sepak bola di Kutai Barat.

Baca Juga: RON BBM 90, 92, 95 Apa Bedanya? Ini Fungsi dan Pengaruhnya ke Mesin

Selain persaingan antartim, turnamen tersebut juga melahirkan sejumlah pemain yang tampil menonjol dan menerima penghargaan individu.

Pada kategori U-13, Florensius Fernandes L. dari SSB Azellen Soccer meraih penghargaan Top Soccer. Damianus Febri dari SSB Menarung menjadi Best Goal Keeper, sedangkan Ananda Mahardika K. dari SSB Azellen Soccer terpilih sebagai Best Player.

Di kategori U-15, George Deogratias RK dari SSB Neofeliz menjadi pencetak gol terbanyak atau Top Soccer. Fabiano Juah dari SSB Menarung meraih penghargaan Best Goal Keeper dan Muhammad Ricardo Kaka dari SSB Menarung dinobatkan sebagai Best Player.

Piala Soeratin U-13 dan U-15 2026 tidak sekadar menjadi ajang perebutan trofi. Kompetisi ini menjadi ruang bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus membentuk karakter, mental, kemampuan taktis, dan sportivitas.

Kesuksesan turnamen juga menunjukkan potensi besar sepak bola usia muda di Kutai Barat. Konsistensi pembinaan yang melibatkan PSSI, pelatih, pengelola akademi, orang tua, dan pemerintah menjadi penting untuk menjaga perkembangan talenta-talenta tersebut.

Dengan pembinaan dan dukungan yang berkelanjutan, para pemain muda Kutai Barat diharapkan dapat berkembang hingga menjadi bagian dari kekuatan sepak bola Kalimantan Timur dan nasional. (*)

Editor : Ery Supriyadi
sepak bola Kutai Barat Piala Soeratin Kubar Azellen Soccer SSB Menarung Piala Soeratin U-13 U-15