BALIKPAPAN – Persaingan Sirkuit Nasional (Sirnas) C Bayan Open 2026 memasuki babak perempat final. Duel antarklub besar semakin ketat, terutama pada kategori taruna yang berlangsung di BSCC Dome, Kamis (27/8).
Salah satu pertandingan sengit terjadi pada nomor ganda taruna putri yang mempertemukan PB Mutiara Cardinal Bandung dengan PB Jaya Raya Jakarta. Pertandingan berlangsung hingga rubber game dan akhirnya dimenangi pasangan PB Mutiara Cardinal Bandung untuk mengamankan tiket ke semifinal.
Pelatih PB Mutiara Cardinal Bandung Taufik mengatakan, pihaknya menurunkan sejumlah atlet pada kategori tunggal taruna putra, tunggal taruna putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran taruna.
Keikutsertaan tersebut tidak sekadar mengejar gelar juara. Para atlet juga memburu poin untuk memperbaiki posisi dalam peringkat nasional.
Baca Juga: Kian Sengit di Perempat Final Bayan Open, Kategori Ganda Open jadi Magnet Kuat
“Kalau kami tentu target ingin meraih semua emas. Cuma tetap kami fokusnya satu-satu dulu, delapan besar, lalu semifinal, baru nanti ke final. Yang jelas kami harus benar-benar perjuangkan dulu semuanya,” jelas Taufik.
Menurut dia, persaingan pada Sirnas C Bayan Open 2026 semakin sulit diprediksi setelah memasuki babak delapan besar. Kualitas antarpemain dinilai relatif merata sehingga setiap pertandingan berpotensi menghasilkan kejutan.
Taufik menyebut kemenangan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis. Kesiapan atlet saat berada di lapangan juga menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.
“Pertandingan tentu tak bisa diprediksi akan berakhir menang atau kalah. Dari teknik maupun skill, hampir mulai merata. Jadi tinggal siapa yang beruntung, siapa yang siap di lapangan, itu yang menang,” ujarnya.
Karena itu, PB Mutiara Cardinal Bandung memilih menjaga fokus pertandingan secara bertahap. Target meraih hasil terbaik tetap dipasang di seluruh nomor yang diikuti.
“Targetnya di semua nomor sih, kami selalu berharap hasil terbaik,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan