Tembus Final Sirnas C Bayan Open 2026, Balikpapan Mulai Unjuk Prestasi

Oktavia Megaria • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 19:21 WIB
PEMBINAAN: Balikpapan membuktikan kualitas pembinaan usai pasangan ganda pemula putri PB Hevindo melaju ke final Bayan Open 2026.
PEMBINAAN: Balikpapan membuktikan kualitas pembinaan usai pasangan ganda pemula putri PB Hevindo melaju ke final Bayan Open 2026.

BALIKPAPAN – Kejuaraan Sirnas C Bayan Open 2026 hampir mencapai penghujung pelaksanaan. Di tengah dominasi klub-klub besar dari luar daerah, atlet lokal Balikpapan mulai menunjukkan daya saing dengan mengamankan tiket ke babak final.

Dua klub tuan rumah berhasil mengirimkan wakilnya ke partai puncak. PB Terpadu yang berpasangan dengan atlet PB Pengairan melaju ke final ganda pemula putra. Sementara di sektor putri, pasangan ganda pemula PB Hevindo juga sukses mengamankan tiket final setelah menaklukkan wakil PB Djarum dalam dua gim langsung.

Hasil tersebut sekaligus mendekati target yang sebelumnya dibidik Pengkot PBSI Balikpapan. Ketua Harian Pengkot PBSI Balikpapan Soegianto berharap atlet tuan rumah mampu bersaing hingga perebutan gelar.

“Targetnya saya sampaikan sama teman-teman pengurus klub, kalau bisa ada yang mendapatkan emas atau perak, jadi minimal masuk final,” kata dia.

Sebagai tuan rumah, Kaltim memang menjadi salah satu daerah dengan jumlah peserta terbanyak. Balikpapan sendiri mengikutsertakan atlet yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi (SI) PBSI.

Baca Juga: Sirnas C Bayan Open 2026: PB Mutiara Cardinal Bandung Lolos Semifinal

Pembinaan Mulai Berbuah

Soegianto mengatakan pembinaan bulu tangkis di Balikpapan saat ini lebih banyak diarahkan kepada kelompok usia dini. Hasilnya mulai terlihat dari performa atlet dalam sejumlah kejuaraan.

Salah satu indikatornya terlihat pada Sirnas C Pupuk Kaltim Bontang. Kontingen Balikpapan mampu membawa pulang satu medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Mayoritas prestasi tersebut diraih atlet dari kelompok usia muda.

Menurut Soegianto, capaian tersebut menjadi perkembangan positif bagi klub-klub daerah. Sebab, sebelumnya atlet Balikpapan relatif kesulitan meraih medali dalam ajang Sirnas.

“Biasanya setiap Sirnas di mana-mana, Balikpapan tidak pernah meraih medali. Tapi di Bontang mereka bisa bawa emas. Itu kan suatu kemajuan yang didapatkan oleh Balikpapan atau Kaltim,” pungkasnya.

Saat ini, sekitar 12 klub bulu tangkis masih aktif mengikuti berbagai kejuaraan di Balikpapan. Beberapa di antaranya telah menjadi langganan prestasi, seperti PB Hevindo dan PB Terpadu.

Selain dua klub tersebut, PB Cahaya Indonesia juga mulai menunjukkan potensi dan menjadi bagian dari perkembangan pembinaan bulu tangkis di Kota Minyak.

Editor : Muhammad Ridhuan
Sirnas C Bayan Open 2026 atlet bulu tangkis Balikpapan Bulu Tangkis Balikpapan PBSI BALIKPAPAN