KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - SMA 1 Bontang harus legawa, trofi juara BSG Cup jatuh di tangan SMA 1 Balikpapan. Meski kecewa, namun Smansa Bontang mendapat banyak pelajaran dari BSG Cup 2026.
Pelatih Smansa Bontang Muhammad Zahri Ibrahim mengatakan, timnya sudah memberikan penampilan terbaiknya sepanjang turnamen. Mengalahkan tim sekelas SMA 3 Samarinda dan SMA Samarinda menjadi bukti Smansa Bontang tak bisa dipandang sebelah mata.
"Kita harus akui kekuatan Smansa Balikpapan yang masih tidak terbendung. Kami sudah memberikan yang terbaik di lapangan, tapi hasil akhirnya tidak sesuai yang kami inginkan," ucap Zahri.
Baca Juga: BSG Cup Banjir Pujian, Turnamen Basket Pelajar Kaltim Siap Digelar Dua Kali Setahun
Zahri menuturkan, banyak pengalaman berharga yang dipetik dari BSG Cup. Zahri bertekad melakukan evaluasi agar timnya bisa tampil lebih baik lagi di event selanjutnya.
"Yang jelas kita bisa mengukur kemampuan tim ini sejauh mana. Kita bisa melihat kekuatan tim basket sekolah lain seperti apa. Setelah ini yang akan kami lakukan adalah evaluasi," tukas Zahri. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo