Inkado Balikpapan Bentuk Dojo Prestasi untuk Cetak Atlet Unggul

Oktavia Megaria • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 20:36 WIB
DOJO PRESTASI: Pastikan regenerasi berjalan, Inkado Balikpapan bakal siapkan dojo prestasi. (OKTAVIA MEGARIA/KP)
DOJO PRESTASI: Pastikan regenerasi berjalan, Inkado Balikpapan bakal siapkan dojo prestasi. (OKTAVIA MEGARIA/KP)

BALIKPAPAN – Pembinaan atlet secara berkelanjutan terus dilakukan Indonesia Karate-Do (Inkado) Balikpapan. Teranyar, organisasi tersebut membentuk dojo prestasi sebagai wadah khusus untuk mengembangkan kemampuan karateka yang telah menorehkan prestasi.

Ketua Inkado Balikpapan Muslimin Amin mengatakan, dojo prestasi sejatinya telah lama dipersiapkan. Namun, peluncurannya baru dilakukan saat ini dan mulai diarahkan sebagai bagian dari sistem pembinaan atlet.

Tahun ini, Inkado Balikpapan berupaya mengumpulkan karateka berprestasi, mulai dari tingkat pemula hingga senior, dalam kelas khusus. Mereka akan mendapatkan program latihan yang lebih terarah untuk mempertajam kemampuan.

“Kemampuan mereka lebih dipertajam lagi, supaya anak-anak ini selalu siap. Jadi setiap saat ada kejuaraan tidak perlu lagi kami buru-buru mempersiapkan diri. Tinggal ambil dari dojo prestasi,” jelasnya saat mengisi latihan bersama Inkado Balikpapan di Balikpapan Tennis Stadium (BTS), Minggu (6/9).

Baca Juga: Inkado Balikpapan Gelar Latihan Bersama, Bersiap Jadi Tuan Rumah Ujian DAN se-Kalimantan

Muslimin menjelaskan, dojo prestasi akan menerapkan aturan pembinaan yang lebih ketat. Salah satunya sistem promosi dan degradasi. Setiap atlet akan dipantau serta dievaluasi secara berkala berdasarkan perkembangan kemampuan dan konsistensi mengikuti program latihan.

“Iya, tentu ada promosi degradasi. Jadi anak-anak yang memang konsisten mengikuti program yang ditawarkan, tentu akan lebih berkembang. Karena kami punya kurikulum,” katanya.

Kurikulum tersebut disusun dalam program jangka pendek, menengah, hingga panjang. Atlet yang masuk dalam dojo prestasi diwajibkan mengikuti seluruh program yang telah ditetapkan.

Muslimin menyebut, salah satu syarat masuk dojo prestasi ialah atlet yang pernah menorehkan prestasi di ajang kejuaraan. Dengan sistem tersebut, dojo diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga pusat pengembangan atlet berprestasi.

“Karena persyaratannya adalah calon dan pernah juara. Semoga dojo ini juga jadi wadah untuk melahirkan atlet berprestasi tak hanya nasional tapi internasional,” tambahnya.

Di sisi lain, Muslimin mengatakan perkembangan Inkado di sejumlah daerah juga menunjukkan tren positif. Salah satunya Inkado Kutai Kartanegara yang baru mengikuti kejuaraan di Vietnam dan berhasil meraih juara.

Sementara untuk Inkado Balikpapan, fokus pembinaan saat ini diarahkan pada persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 di Paser.

Salah satu atlet binaan Inkado Balikpapan diproyeksikan memperkuat skuad karate Kota Balikpapan pada ajang tersebut. Atlet senior itu diharapkan mampu memberikan kontribusi sekaligus membawa nama Inkado Balikpapan semakin diperhitungkan.

“Memang dia salah satu atlet senior yang dinilai memungkinkan untuk membawa Inkado lebih maju lagi. Mudah-mudahan hasilnya di Porprov 2026 nanti ini mendapatkan hasil yang memuaskan,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
Inkado Balikpapan dojo prestasi karate Balikpapan atlet karate Balikpapan Porprov Kaltim 2026