BALIKPAPAN – Penundaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri dari 2026 ke 2027 membuat Pengprov Hapkido Indonesia (HI) Kaltim mengubah fokus persiapan. Target terdekat kini diarahkan ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido di Lampung yang dijadwalkan berlangsung September 2026.
PON Bela Diri 2026 yang sedianya digelar di Sulawesi Utara dipastikan mundur. Keputusan tersebut diambil KONI Pusat dengan mempertimbangkan kesiapan tuan rumah serta waktu persiapan yang dinilai terbatas.
Baca Juga: Juli Prastomo, Wasit Hapkido Kaltim yang Dipercaya Pimpin Kejuaraan Asia 2026
Bagi Hapkido Kaltim, penundaan tersebut terjadi ketika organisasi juga tengah menjalani masa transisi kepengurusan. Bendahara Pengprov HI Kaltim yang juga Plt Ketua Pengprov HI Kaltim Juli Prastomo mengatakan, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan musyawarah untuk menentukan ketua baru.
“Karena kepengurusan saat ini tengah fokus menggelar musyawarah untuk memilih ketua baru pengganti ketua sebelumnya,” kata Juli, Selasa (8/9).
Dengan ditundanya PON Bela Diri, Hapkido Kaltim memilih mengalihkan konsentrasi ke Kejurnas di Lampung. Berdasarkan hasil Kejurprov sebelumnya, Kaltim berencana menurunkan kekuatan penuh pada ajang tersebut.
Kontingen diproyeksikan terdiri dari 10 atlet kategori junior dan 16 atlet kategori senior.
Namun, rencana tersebut masih menghadapi kendala pembiayaan. Hingga kini, belum ada kepastian dukungan anggaran dari KONI Kaltim maupun instansi terkait untuk membiayai keberangkatan kontingen.
Juli mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah dengan mengajukan permohonan kepada KONI Kaltim. Salah satu yang diminta adalah pengalihan anggaran yang sebelumnya disiapkan untuk keikutsertaan pada PON Bela Diri agar dapat digunakan untuk membiayai keberangkatan ke Kejurnas Lampung.
“Saat ini, surat tersebut masih berproses di internal KONI Kaltim dan pihak pengurus tengah menunggu keputusan resmi,” tandasnya.