KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT – Pemusatan latihan atau training center (TC) kontingen Kabupaten Paser menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) VIII/2026 resmi dimulai pertengahan September. Sebanyak 1.000 atlet diproyeksikan mengikuti pemusatan latihan selama 40 hari sebagai persiapan menghadapi pertandingan pada November mendatang.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser Kurniawan mengungkapkan, latihan diprioritaskan berlangsung di wilayah Paser. Namun, cabang olahraga (cabor) yang belum memiliki fasilitas penunjang akan menjalani TC di luar daerah.
“Pemusatan latihan dilaksanakan di dalam daerah, kecuali cabor yang tidak ada venue,” ujar Kurniawan, Selasa (8/9).
Baca Juga: Gol Kilat Mbappe Bantu Real Madrid Tundukkan Inter Milan, Kini Sejajar dengan Raul Gonzales
Salah satu cabor yang harus menjalani latihan di luar daerah adalah bowling. Atlet bowling Paser dijadwalkan menggelar TC di Kota Balikpapan karena fasilitas yang tersedia dinilai memadai.
Untuk mendukung kelancaran program tersebut, Pemerintah Kabupaten Paser menyiapkan anggaran sebesar Rp130 ribu per hari untuk setiap atlet selama 40 hari masa TC. Dengan estimasi 1.000 atlet, total kebutuhan anggaran mencapai Rp5,2 miliar yang mencakup biaya transportasi hingga uang saku.
Kendati demikian, jumlah atlet dan total anggaran masih berpotensi berubah menyesuaikan penetapan kuota final kontingen.
“Jumlah atletnya kita belum fix. Bisa bertambah, bisa berkurang,” pungkas Kurniawan. (*)
Editor : Ery Supriyadi