Modal Tujuh Medali, 20 Atlet Barongsai Balikpapan Siap Bertarung di Porprov Kaltim

Nuron Setya Wijaya • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 19:28 WIB
Barongsai Balikpapan andalkan kemandirian menuju Porprov Kaltim di Paser. (FOTO NURON/KP)
Barongsai Balikpapan andalkan kemandirian menuju Porprov Kaltim di Paser. (FOTO NURON/KP)

KALTIMPOST.ID=Keterbatasan dukungan pembiayaan tak menghentikan persiapan Barongsai Balikpapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim.

Dengan sejumlah kebutuhan masih dipenuhi secara mandiri, sebanyak 20 atlet terus digembleng untuk membawa nama Balikpapan.

Sekretaris Umum sekaligus Pelatih Barongsai Balikpapan Andrew Lianto mengatakan, kesiapan tim telah mencapai sekitar 70 persen. Latihan dilakukan tiga kali sepekan dengan fokus meningkatkan kemampuan fisik dan teknik.

“Persiapan atlet sudah 70 persen. Program latihan yang sekarang dijalani adalah persiapan fisik dan teknik,” ujarnya.

Baca Juga: Karhutla Ancam Kaltim, Pangdam VI/Mulawarman Pimpin Penanaman 277 Ribu Pohon

Dari sekitar 30 anggota yang dimiliki, 20 atlet diproyeksikan tampil pada Porprov. Meski tergolong tim baru, pengalaman Babak Kualifikasi (BK) Porprov memberikan modal awal bagi para atlet.

Pada kompetisi pertama sejak tim terbentuk itu, Barongsai Balikpapan mampu membawa pulang tujuh medali dari sembilan nomor yang dipertandingkan. Rinciannya dua perak dan lima perunggu.

“Walaupun kami masih dikategorikan tim baru, hasil BK Porprov kemarin sudah memperlihatkan hasil yang cukup memuaskan,” kata Andrew.

Namun, persiapan menuju Porprov masih menghadapi keterbatasan perlengkapan. Sejumlah peralatan pertandingan mendapat dukungan dari Klub Barongsai Eka Dharma Manggala karena belum seluruh kebutuhan tanding dimiliki Barongsai Balikpapan.

Kondisi tersebut membuat persiapan tim tidak hanya bergantung pada program latihan, tetapi juga kemandirian internal untuk memenuhi kebutuhan atlet.

Porprov sekaligus menjadi kesempatan mengukur perkembangan barongsai sebagai olahraga prestasi di daerah. Terlebih, cabang olahraga tersebut telah masuk dalam nomor pertandingan PON NTB/NTT mendatang.

Baca Juga: Seleksi Anggota BPK oleh DPD RI Disiarkan Langsung, Aji Mirni Ingatkan Siapkan yang Terbaik

Andrew berharap perkembangan itu diikuti penguatan pembinaan atlet di Kaltim. Sebab, barongsai selama ini masih kerap dipandang sebatas seni dan budaya, meski telah berkembang menjadi cabang olahraga kompetitif. 

“Harapannya atlet-atlet barongsai bisa diperhatikan sama halnya dengan atlet lainnya dalam hal pembinaan. Ada potensi yang cukup besar di Kaltim,” ujarnya.

Ketua Cabor Barongsai Balikpapan Ken Arif Danuharja Ng meminta atlet tetap fokus meningkatkan kesiapan melalui latihan terpusat. Target medali diharapkan tidak menjadi beban ketika bertanding.

“Tidak perlu terbebani dengan target, yang penting bisa tampil lepas dan maksimal untuk Balikpapan,” katanya.

Dengan modal tujuh medali pada BK Porprov, Barongsai Balikpapan kini berupaya meningkatkan kesiapan menuju arena sebenarnya.

Bagi tim yang masih berkembang, Porprov bukan hanya kesempatan mengejar medali, tetapi juga momentum membangun fondasi pembinaan menuju level yang lebih tinggi. (rd)

Editor : Romdani.
penajam paser utara KONI Balikpapan Porprov Kaltim 2026 Kutai Barat barongsai Imlek