KALTIMPOST.ID-Judo Balikpapan membawa modal cukup kuat menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim.
Dari 24 kelas yang diikuti pada babak kualifikasi, sebanyak 20 kelas berhasil mengamankan tiket ke Porprov.
Capaian tersebut membuka peluang Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Balikpapan bersaing dalam perebutan medali. Target juara umum II pun dipasang pada pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PJSI Kaltim Adlu Surya Nugraha mengatakan, persiapan atlet Balikpapan telah dilakukan sejak jauh hari.
Sejumlah kejuaraan diikuti untuk menambah jam terbang sekaligus mengukur perkembangan kemampuan para judoka.
Baca Juga: Bocah 8 Tahun Diduga Dicabuli Oknum Guru, Wawali Balikpapan Ingatkan Orangtua Jangan Lengah
“Kalau untuk Balikpapan sendiri, persiapan kami sudah dilakukan jauh-jauh hari. Jadi, kita sudah mengikuti berbagai macam event kejuaraan,” kata Adlu.
Hasilnya mulai terlihat. Salah seorang judoka Balikpapan berhasil meraih medali emas pada kejuaraan nasional mahasiswa di kelas +78 kilogram.
Atlet Balikpapan juga mampu menembus final pada ajang bela diri di Kudus tahun lalu. Catatan tersebut menjadi salah satu tolok ukur untuk memetakan nomor-nomor potensial medali di Porprov.
“Untuk potensi medali, kita sudah mengantongi beberapa kelas yang akan berpotensi medali nanti saat Porprov,” ujarnya.
Lebih dari 10 atlet kini dipersiapkan untuk tampil. Mereka akan mengisi 20 kelas yang telah lolos dari babak kualifikasi.
Baca Juga: PPP Balikpapan Bidik Gen Z dan Pesantren, Optimistis Tambah Kursi di Pemilu Mendatang
Program latihan telah berlangsung selama enam bulan dengan sistem periodisasi. Memasuki sekitar 60 hari menuju pertandingan, porsi latihan mulai bergeser ke tahap persiapan khusus. “Di sisa 60 hari terakhir ini, kita memang sudah masuk masa persiapan khusus,” jelasnya.
Tahapan tersebut menjadi periode penting untuk mematangkan kondisi fisik, teknik, dan kesiapan bertanding.
Pengalaman mengikuti berbagai kejuaraan juga menjadi modal untuk menghadapi persaingan antardaerah yang semakin ketat.
Namun, persiapan masih menghadapi persoalan dukungan. Adlu menyebut kebutuhan suplemen serta alat dan perlengkapan pertandingan sementara masih dipenuhi secara mandiri.
PJSI Balikpapan berharap dukungan Pemkot Balikpapan melalui KONI maupun dinas terkait dapat menunjang kebutuhan atlet hingga pertandingan berlangsung.
Dengan 20 kelas telah mengamankan tiket, fokus kini tidak lagi sekadar memastikan keikutsertaan. PJSI Balikpapan harus mengonversi banyaknya nomor yang lolos menjadi medali untuk mengejar target juara umum II Porprov VIII. (rd)
Editor : Romdani.