Arung Jeram Bakal Tandingkan Nomor Campuran Putra Putri, Ini Langkah FAJI Kaltim

Nasya Rahaya • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 20:00 WIB
MIXED: Nomor Mixed Mulai Diterapkan, FAJI Kaltim Bahas Perubahan Regulasi Arung Jeram. (Anggi Praditha/KP)
MIXED: Nomor Mixed mulai diterapkan, FAJI Kaltim bahas perubahan regulasi arung jeram. (Anggi Praditha/KP)

SAMARINDA – Perkembangan tata kelola arung jeram internasional turut membawa perubahan pada nomor pertandingan. Salah satunya nomor mixed yang mempertemukan atlet putra dan putri dalam satu tim.

Ketua Harian Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kaltim Michael Henry Smith mengatakan, perkembangan tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diikuti daerah. Terlebih, terjadi perubahan di tingkat organisasi internasional setelah International Rafting Federation (IRF) dan World Rafting Federation (WRF) bergabung menjadi United Rafting.

“Yang dibahas nanti tentunya menentukan rule-nya arung jeram karena di internasional induk organisasi berubah. Dulu ada dua, sekarang dua ini bergabung jadi satu,” kata Smith kepada Kaltim Post, Minggu (21/9).

Baca Juga: FAJI Kaltim Kirim Lima Tim ke Kejurnas Arung Jeram 2026 di Bali, Bidik Tiket Kejuaraan Dunia

Menurut dia, perubahan format pertandingan juga mulai terlihat di sejumlah daerah. Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur disebut telah menerapkan nomor mixed dalam kompetisi tingkat provinsi.

“Selama ini putra-putri. Nanti mungkin ada mix. Mix itu cewek cowok,” ujarnya.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari dinamika regulasi yang akan dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FAJI di Bali, 23 September. Selain regulasi, forum tersebut juga membahas persiapan babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2027.

“Masalah PON, jelas tahun depan kan babak kualifikasi. Itu dua-dua agenda yang pasti,” katanya.

Bagi FAJI Kaltim, penyesuaian regulasi diperlukan agar pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi di daerah tetap sejalan dengan perkembangan arung jeram nasional dan internasional.

FAJI Kaltim sendiri berada di Bali untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Arung Jeram Indonesia 2026. Pengurus juga mengirimkan sejumlah personel untuk mengikuti penguatan kapasitas wasit dan juri sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov.

Dengan perubahan format pertandingan dan regulasi yang terus berkembang, pembinaan di daerah dinilai perlu mengikuti arah kompetisi agar atlet maupun perangkat pertandingan memiliki kesiapan menghadapi aturan yang berlaku.

Editor : Muhammad Ridhuan
nomor mixed arung jeram United Rafting Rakernas FAJI FAJI Kaltim Arung Jeram Kaltim