KALTIMPOST.ID-Kontingen Balikpapan kembali sukses mempertahankan gelar juaranya pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Kaltim 2026.
Pada agenda yang resmi berakhir pada Selasa (29/9) di GOR Bulu Tangkis Balikpapan Tennis Stadium (BTS) itu, Balikpapan unggul dengan koleksi 15 emas, 14 perak dan 22 perunggu.
Selanjutnya di posisi runner up dihuni oleh Samarinda dengan koleksi 3 emas, 4 perak, dan 13 perunggu. Menyusul Bontang dengan raihan 3 emas, 2 perak, dan 7 perunggu.
Melihat hasil ini, Ketua Harian Pengkot Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Balikpapan Soegianto mengaku bangga dan bersyukur. Terlebih, target untuk menjaga tradisi emas bisa tercapai.
“Alhamdulillah, tentunya ini berkat kerja keras para atlet yang rajin berlatih. Usaha mereka hari ini membuahkan hasil, dan Balikpapan hampir tiap tahun langganan juara Kejurprov,” ujarnya.
Baca Juga: 111 Orang Donor Darah di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Penumpang Ikut Berpartisipasi
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi konsistensi klub-klub di Balikpapan yang terus memberikan pembinaan secara kontinu.
Kinerja para pelatih yang luar biasa, serta atlet-atlet yang juga selalu mengikuti arahan-arahan pelatih.
Diketahui, para atlet kategori taruna dan dewasa yang meraih medali, bakal memperkuat tim Kaltim pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Kudus, Jawa Tengah. Tentu saja, Balikpapan dipastikan bakal mendominasi kuota kontingen Benua Etam.
Berkaitan dengan itu, Soegianto menilai persaingan di level nasional bukan hal yang mudah. Meski dari segi kualitas sejatinya sama, hanya memang intensitas latih tanding di Kaltim masih minim.
“Bukan berarti pesimis, program di Pulau Jawa itu memang sangat intens. Kalau di Jawa hampir setiap kota itu sering mengadakan turnamen, biaya keberangkatan juga sangat murah karena bisa ditempuh dengan jalur darat, beda dengan kita kalau mau ke Jawa itu harus biaya pesawatnya mahal sekali. Itulah kenapa kadang atlet-atlet kita itu selalu tidak pernah juara di Jawa, itu permasalahannya,” jelasnya.
Baca Juga: Menuju Insurance Day 2026, AAUI Balikpapan Dorong Literasi Asuransi bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha
Meski begitu, ia juga tak ingin berputus asa. Bagaimanapun, Kaltim masih punya peluang meraih hasil maksimal, dilihat secara kualitas yang bisa dikatakan seimbang.
Akan tetapi, dia menyebutkan bahwa hal itu tetap bergantung pada atlet-atlet. Di mana mereka harus mempunyai kesiapan mental yang luar biasa dan mental juara.
Hal itu bahkan terbukti saat atlet PB Hevindo mampu unggul dari atlet binaan PB Djarum saat Sirnas C Bayan Open 2026.
“Dari pengurus PBSI Kota Balikpapan, kami berharap teman-teman klub maupun atlet terus berlatih supaya atlet-atlet kita ke depan bisa menembus Pelatnas,” tandasnya. (rd)
Editor : Romdani.