KALTIMPOST.ID, TENGGARONG - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 Paser pada November mendatang menjadi tantangan bagi seluruh kontingen. Minimnya anggaran daerah membuat persiapan sejumlah cabang olahraga berjalan secara mandiri.
Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi salah satu daerah yang terdampak. Hingga kini, sejumlah cabor hanya menjalani persiapan secara mandiri. Ketua KONI Kukar Chairil Anwar mengatakan pihaknya telah berupaya membangun komunikasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), bahkan hingga pihak di luar pemerintahan.
Namun, kondisi anggaran belum memungkinkan untuk menggelar training center (TC) seperti pada Porprov sebelumnya.
Baca Juga: Perpustakaan Ratu Aji Putri Petong Paser Dibuka Oktober, Ada 15 Ribu Koleksi Buku
"Seperti yang pernah diutarakan Dispora bahwa untuk TC kemungkinan besar tidak ada karena memang anggarannya tidak tersedia. Jadi, cabor dituntut untuk TC mandiri," terang Chairil.
Tanpa dukungan anggaran untuk TC, Chairil menuturkan target realistis Kukar pada Porprov kali ini adalah finis di peringkat tiga besar.
"Melihat situasi saat ini, berat kalau targetnya juara umum. Tapi semaksimal mungkin kita akan berjuang tetap di tiga besar," ucapnya.
Sebelumnya, Kukar sempat menggaungkan target juara umum. Target tersebut berkaca pada hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov tahun lalu, ketika Kukar berhasil menjadi runner-up.
Baca Juga: Hewah United Buka Jalan Paser di Liga Nusantara
"Apa pun keadaannya, semoga atlet tetap berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin," pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi