KALTIMPOST.ID, TANJUNG REDEB – Persiapan atlet wushu Berau menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 Paser yang digelar pada November mendatang masih menunggu kepastian. Hingga kini, para atlet masih menunggu kepastian pemusatan latihan (TC) hingga keberangkatan menuju arena pertandingan.
Pelatih wushu Berau, Simon Paranduk, mengatakan pihaknya bersama para atlet tetap menjalankan latihan secara rutin sembari menunggu keputusan terkait keikutsertaan dan dukungan anggaran untuk menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Menurut Simon, para atlet sejauh ini tetap berkomitmen mempersiapkan diri. Namun, kepastian mengenai keberangkatan menjadi hal penting agar program latihan dapat disusun secara lebih terarah, khususnya menyangkut pelaksanaan TC menjelang pertandingan.
“Kami sampai saat ini masih menunggu keputusan terkait atlet yang akan diberangkatkan. Sementara ini kami tetap fokus latihan sembari menunggu kepastian mengenai anggaran, keberangkatan, termasuk TC,” ujarnya.
Baca Juga: Tak Cuma Legalitas! DPMPD Kaltim Dorong Kesejahteraan 27 Masyarakat Hukum Adat Prioritas
Simon berharap persoalan tersebut dapat segera memperoleh kepastian. Pasalnya, semakin dekatnya pelaksanaan Porprov membuat persiapan atlet perlu dimaksimalkan, terutama untuk menjaga kondisi fisik, teknik, serta mental bertanding.
“Kami tentu berharap ada kepastian, sehingga atlet juga bisa lebih fokus mempersiapkan diri. Jangan sampai karena ketidakpastian ini persiapan mereka menjadi terganggu,” katanya.
Di sisi lain, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, Taupan Madjid, mengatakan persoalan keberangkatan kontingen Berau menuju Porprov masih terus dibahas bersama pihak terkait, terutama menyangkut dukungan anggaran.
Taupan menegaskan, jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan diikuti Berau pada Porprov Kaltim VIII sudah ditetapkan sebanyak 64 cabor. Namun, sejumlah teknis terkait kesiapan kontingen, termasuk pembiayaan, masih dalam pembahasan.
“Kalau untuk jumlah cabor, sudah pasti 64 cabor yang akan turun dan sudah diketok untuk bertanding. Tetapi untuk hal-hal lainnya, termasuk anggaran, masih terus kami godok dan diperbincangkan,” jelasnya.
Baca Juga: Marquez Pangkas Jarak dari Martin, Modal Penting Menuju Mandalika
Menurutnya, KONI Berau masih menunggu hasil pembahasan lebih lanjut mengenai kebutuhan kontingen. Hal tersebut mencakup berbagai kebutuhan atlet dan cabor hingga keberangkatan ke Kabupaten Paser.
Dengan waktu pelaksanaan Porprov yang semakin dekat, kepastian tersebut dinilai penting agar masing-masing cabor dapat melakukan persiapan secara maksimal.
“KONI Berau pun masih terus melakukan pembahasan agar persiapan kontingen, termasuk para atlet wushu, dapat berjalan sesuai kebutuhan sebelum bertolak ke ajang Porprov Kaltim VIII/2026 Paser pada November mendatang,” tutupnya. (*)
Editor : Ery SupriyadiSumber : BERAU POST