Kaltim Punya 280 Wasit Bulu Tangkis Berlisensi, PBSI Target Tambah Wasit Internasional

Oktavia Megaria • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 20:22 WIB
Sekretaris Pengprov PBSI Kaltim Risa Fahrizal
Sekretaris Pengprov PBSI Kaltim Risa Fahrizal

KALTIMPOST.ID-Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang baru saja dilaksanakan Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kaltim, nyatanya bukan hanya wadah bagi para atlet.

Agenda ini sekaligus jadi momen untuk melihat kualitas perangkat pertandingan, khususnya para wasit.

Dikatakan Sekretaris Pengprov PBSI Kaltim Risa Fahrizal, pihaknya memang tengah melakukan evaluasi terhadap kinerja referee (wasit) lokal.

“Tahun lalu diikutkan ujian teori, tahun ini adalah ujian praktik. Jadi dari 10 orang itu sudah kami rolling di Kejurkot kemarin, mereka memimpin turnamen dan satu di Kejurprov. Akhir tahun nanti kami evaluasi mana yang lulus dan yang tidak,” jelasnya.

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Berdampak ke Sekolah, Disdikbud Samarinda Terapkan PJJ Parsial

Secara keseluruhan, dia menyebut bahwa sembilan kabupaten/kota aktif melakukan evaluasi terhadap perangkat pertandingan.

Sisa Mahakam Ulu, yang memang belum melaksanakan dikarenakan Pengkab PBSI yang vakum sementara.

“Ini kami sedang persiapan, insya Allah Oktober Muskab (musyawarah kabupaten), pembenahan struktur organisasi. Harapannya jadi perubahan di sana, karena 45 tahun tidak aktif,” tambahnya.

Dia menambahkan, saat ini tercatat ada 54 pelatih yang sudah berlisensi, serta 280 wasit dengan lisensi di berbagai jenjang. Pihaknya sendiri sedang mengirim satu wasit untuk mengikuti lisensi A.

Diakui Risa, wasit dengan lisensi A dan B di Kaltim sendiri masih minim. Biasanya, daerah hanya mendapat kuota dari pusat untuk mengirim satu atau dua perwakilan.

Meski begitu, ia berkata Kaltim optimis bisa mencetak lebih banyak wasit dengan lisensi tertinggi, berdasarkan potensi yang ada saat ini. Minimal bisa melahirkan satu lagi wasit yang berlisensi internasional.

“Kaltim punya satu wasit yang sudah lisensi internasional. Nah harapannya, dengan pembinaan yang terus berlanjut, mungkin 3 atau 4 tahun ke depan bisa ada lagi satu dari Kaltim berlisensi internasional. Itu kebanggaan juga,” pungkasnya. (rd)

Editor : Romdani.
penajam paser utara Porprov Kaltim 2026 PBSI Kaltim bulu tangkis Kutai Barat